Berita hari ini: Sabtu, 28 Januari 2017

Halo pembaca Rappler,

Pantau terus laman ini untuk memperbarui berita terbaru pilihan redaksi Rappler Indonesia pada Jumat, 27 Januari 2017.

Chappy Hakim: Keberadaan PT Freeport banyak memberi kontribusi bagi pembangunan di Papua

Partai Demokrat mengeluarkan keterangan tertulis pada Jumat, 27 Januari yang meminta agar pemerintah tetap menjaga netralitasnya dalam Pilkada DKI Jakarta. Sebab, mereka melihat adanya gejala bahwa negara berpihak terhadap kandidat tertentu.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengatakan adanya gejala penegakan hukum yang berat sebelah dan sepertinya mencari-cari kesalahan, sehingga dapat merusak asas keadilan bagi semua pihak.

“Oleh sebab itu Partai Demokrat berharap kepada aparat penegak hukum agar tidak terkesan mencari-cari kesalahan pasangan calon yang diusung oleh Partai Demokrat demi tegaknya hukum dan keadilan yang sejati dan agar pasangan calon kami bisa berkompetisi secara adil,” demikian isi keterangan tertulis itu yang ditanda tangani oleh Hinca dan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.

Kesalahan yang dicari-cari dan dirujuk oleh Partai Demokrat yakni dugaan korupsi pembangunan Masjid Al-Fauz di kantor Walikota Jakarta Pusat pada tahun anggaran 2010-2011. Nama calon wakil gubernur DKI yang diusung oleh Partai Demokrat, Sylviana Murni diduga ikut terlibat. Sebab, dia pernah menjabat sebagai Wali Kota Jakpus ketika korupsi itu dilakukan. Selengkapnya baca di sini. - Rappler.com