Sempat disandera OPM, 8 pekerja proyek akhirnya dibebaskan

JAYAPURA, Indonesia — Kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) dilaporkan telah membebaskan delapan karyawan PT Waskita Karya yang disandera dengan uang tebusan Rp 500 juta, Minggu, 14 Juni.

Kedelapan pekerja tersebut sedang mengerjakan proyek jalan antara Habema-Mugi-Wamena di Kabupaten Jayawijaya, Papua, ketika disandera oleh OPM sehari sebelumnya, Sabtu, 13 Juni. 

Juru Bicara Polda Papua Patrige Renwarin membenarkan adanya penyanderaan itu. 

"Benar, ada penyanderaan terhadap para pekerja proyek jalan Habema-Mugi-Wamena, namun setelah diberikan uang tebusan Rp 500 juta, para pekerja dilepas oleh kelompok bersenjata," paparnya, Minggu. 

Dari informasi yang dihimpun, kelompok OPM yang berjumlah belasan orang mengepung tempat penampungan para pekerja. Lantas, 8 karyawan yang berada di kamp dikumpulkan dan dijadikan sandera.

Mereka meminta perusahaan Waskita Karya menyediakan Rp 5 milliar sebagai uang tebusan.

Setelah negosiasi, akhirnya disepakati uang tebusan Rp 500 juta dan kelompok OPM melepaskan kedelapan karyawan.

Kedelapan pekerja tersebut terdiri dari pelaksana proyek, mekanik, operator, hingga tukang masak.

"Informasi lengkapnya menyusul karena para korban masih dimintai keterangan oleh penyidik Polres Jayawijaya," kata Patrige. —Rappler.com