SBY terpilih kembali jadi Ketua Umum Demokrat

JAKARTA, Indonesia— Kongres Partai Demokrat telah melahirkan sebuah keputusan: Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali terpilih sebagai ketua umum partai periode 2015-2020.

SBY terpilih secara aklamasi dalam kongres yang dilaksanakan sejak Senin, 11 Mei, hingga Rabu, 13 Mei, di Hotel Shangri-La, Surabaya, Jawa Timur.

"Ketua DPD dan ketua DPC menyampaikan bahwa semuanya mencalonkan kembali SBY untuk menjadi Ketua Umum Demokrat 2015-2020," kata ketua sidang E.E. Mangindaan, Selasa malam, seperti dikutip oleh Tempo. "Semuanya menerima laporan dan langsung sepakat memilih SBY.” 

Surat Keputusan pengangkatan kembali SBY langsung dikeluarkan malam itu juga dengan ditandatangani oleh tujuh pimpinan sidang yang terdiri dari Hasan Basri Agus, Amir Syamsudin, Syarief Hasan, E.E. Mangindaan, Edhie Baskoro Yudhoyono, Robi M. Nouw, dan Muhammad Zainul Majdi.

SBY merupakan calon tunggal di kongres ini. Hingga batas waktu penutupan pendaftaran hari Selasa, hanya ialah calon yang terdaftar. I Gede Pasek Suardika dan Marzuki Alie yang tadinya terdengar ingin mengajukan diri ternyata tidak jadi melakukannya.

SBY sudah mengumumkan pencalonan dirinya sejak Jumat, 24 April 2015 lalu. Ia mengatakan bahwa permintaan dari kader-kader partailah yang mendorongnya mencalonkan diri kembali sebagai ketua. 

“Ada harapan agak memaksa agar saya bersedia untuk memimpin Partai Demokrat lima tahun mendatang. Meski penuh dinamika, waktu itu saya fokus menjadi Presiden Indonesia, maka saya berikan kesempatan pada kader lain," ujar SBY, mantan presiden RI keenam ini, seperti dikutip oleh CNN Indonesia,

"Saya dengar apa yang kader sampaikan agar saya bersedia memimpin kembali Partai Demokrat, dan manakala itu harapan dan permintaan dari mayoritas kuat para kader, maka insya Allah saya terima dan akan saya jalankan.”

SBY merupakan salah satu pendiri Partai Demokrat. Ia telah dua kali dibawa Partai Demokrat ke kursi kepresidenan sejak 2004 hingga 2014. Saat kisruh internal partai melanda pada 2013, SBY ditetapkan sebagai ketua umum menggantikan Anas Urbaningrum yang terjerat kasus korupsi. 

Posisi Sekretaris Jenderal

Sementara itu, posisi Sekretaris Jenderal belum ditentukan. Pihak partai masih meminta rakyat bersabar karena masih dalam proses pembahasan.

Sekertaris Jenderal Partai Demokrat periode 2010-2015 Edhie Baskoro "Ibas" Yudhoyono, yang juga merupakan anak bungsu SBY, sebelumnya sudah menyatakan kesiapannya jika terpilih kembali.

"Apabila saya masih diberikan kesempatan, dan siapapun yang diberi kesempatan, mesti siap," katanya, Selasa, seperti dikutip media—Rappler.com