Survei: Susi, Anies masuk 5 besar menteri terbaik

 

JAKARTA, Indonesia — Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dinobatkan sebagai menteri Kabinet Kerja Presiden Joko "Jokowi" Widodo dengan performa terbaik, sebuah survei menunjukkan.

Survei yang dipublikasikan oleh Lembaga Klimatologi Politik (LKP) ini menempatkan Susi di peringkat teratas dalam hal kepuasan masyarakat.

"Sebanyak 62,6 persen publik mengaku puas dan sangat puas terhadap Menteri Susi," kata pendiri LKP, Usman Rachman, saat peluncuran hasil survei di Restoran Pulau Dua di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2015. (BACA: Kontroversi Menteri Susi)

Survei tersebut melakukan polling terhadap 600 responden yang dipilih secara acak melalui buku telepon terbaru di 10 kota besar, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Surabaya, Denpasar, Medan, Palembang, Makassar, dan Ambon.

Selain itu, survei ini juga melakukan pemantauan terhadap 10 media cetak terkemuka di Indonesia dan 10 media online dengan pembaca paling banyak untuk menghitung berapa banyak pemberitaan bersifat positif dan negatif terhadap masing-masing menteri.

Dalam hal pemberitaan, Susi ternyata juga mengungguli 33 menteri lainnya.

"Sebanyak 49,39 persen pemberitaan mengenai Susi bernada positif, kemudian 42,44 persen bernada netral dan 8,17 persen bernada negatif," ungkap Usman.

Kebijakan penenggelaman kapal pencuri ikan ilegal menjadi salah satu program Susi yang mendapat respon positif dari masyarakat.

Menteri lain yang mendapatkan nilai baik, baik dalam hal tingkat kepuasan publik maupun pemberitaan positif di media, adalah Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Anies Baswedan.

"Susi yang mendapatkan sentimen positif paling tinggi dari pemberitaan media ternyata juga mendapatkan kepuasan tertinggi dari polling. Yang sama juga terjadi pada Anies Baswedan yang masuk lima besar terbaik," ujar Usman.

Sebanyak 50,1 persen responden menilai Anies berperforma baik, menempatkannya di posisi empat. (BACA: Kabinet Kerja menjanjikan, tapi belum memuaskan)

Sementara itu posisi dua ditempati oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dengan 51,4 persen, diikuti oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dengan 50,3 persen di posisi tiga. Di posisi lima ada Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek dengan 49,2 persen.

Di peringkat terbawah ada Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar dengan 39,7 persen, diikuti oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dengan 39,9 persen, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno dengan 40,5 persen.

Di posisi keempat terbawah ada Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan dengan 40,9 persen dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Basuki Hadimuljono dengan 41,1 persen di posisi kelima dari bawah.

"Sentimen negatif umumnya disebabkan isu-isu dan kebijakan kontroversial yang mereka sampaikan ke media," ujar Usman.

Tedjo, misalnya, baru-baru ini membuat blunder dengan komentarnya yang menyebut pembela Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai rakyat tidak jelas. —Rappler.com