Pesan Stephen Hawking untuk masa depan | #2030NOW #2030saya

Dodi Ibnu Rusydi
Fisikawan Stephen Hawking punya pesan bila kita ingin dunia menjadi tempat yang lebih adil. Tugas ambisius selama 15 tahun ke depan

Justin Tallis/AFP

Fisikawan Stephen Hawking punya pesan untuk masa depan penduduk dunia. Bila menginginkan dunia menjadi tempat yang lebih adil untuk semua, maka ada sejumlah hal yang harus disadari lalu dilakukan.

Dunia impian yang didukung Hawking itu adalah tempat di mana setiap manusia punya kesempatan hidup sehat, aman, memiliki kesempatan dan cinta.

Sejumlah hal penting itu adalah 17 Tujuan Global yang, pekan ini, disepakati oleh 193 pemimpin dunia di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa pada pekan Sidang Umum PBB. “(Ke-17 tujuan itu) adalah daftar tugas yang ambisius untuk mengenyahkan kemiskinan, menyelamatkan lingkungan dan membuat dunia lebih adil untuk semua orang,” kata Hawking.

Ke-17 Tujuan Global itu bisa dilihat di gambar ini.

Dalam video pesannya untuk Global Goals, Hawking beralasan bahwa makin banyak orang yang mengetahui ke-17 tujuan itu, maka pemimpin-pemimpin dunia akan makin terikat pada janjinya. “Untuk menyelamatkan dunia, kita butuh semua orang untuk saling mengabarkan ini,” kata dia.

Hawking adalah fisikawan Inggris yang berteori tentang, antara lain, sejarah waktu dan bagaimana waktu bermula. Dan menurut dia, waktu untuk beraksi mencapai 17 Tujuan Global itu adalah sesegera mungkin. “Saya sangat sadar dengan betapa berharganya waktu. Bantulah kita memanfaatkan waktu,” kata dia. Pesan Hawking selengkapnya bisa ditonton di video di bawah.


Pilih tujuanmu, sebarkan di media sosial dengan #2030saya dan #2030NOW

Nah, dari 17 Tujuan Global itu, mana yang kamu peduli? Kamu bisa memulai dengan berinteraksi melalui media sosial memakai tanda pagar global #2030NOW. Untuk tanda pagar Indonesia-nya, kamu bisa memakai #2030saya.

Rappler dan Badan Program Pembangunan PBB (UNDP) di Indonesia juga akan menggelar Indonesia +SocialGood, The Social Good Summit 2015 Jakarta, Senin 28 September 2015 pagi. Di sana, akan hadir beberapa tokoh muda panutan yang sudah lebih dulu melakukan hal-hal yang sejalan dengan 17 Tujuan Global.

Para panutan muda Indonesia di The Social Good Summit 2015 Jakarta

Misalnya penulis muda Alanda Kariza yang menggagas Indonesian Youth Conference. Dia pernah mengajak pemudi-pemuda dari seluruh provinsi mengasah bakat wirausaha mereka.

Lalu ada CEO Qlue Rama Raditya. Rama dan timnya dari Terralogiq adalah orang-orang di balik aplikasi Qlue yang ada di ponsel Android maupun iPhone. Aplikasi itu kini dipakai sekitar 70 ribu warga Jakarta untuk bersama-sama melaporkan keadaan fasilitas umum Jakarta. Di bawah payung Jakarta Smart City, laporan dari aplikasi itu harus ditindaklanjuti pemerintah daerah DKI Jakarta.

Ada pula dua remaja dari Yogyakarta, kakak beradik Derta Isyajora dan Dzimar Akbarur Rokhim, yang baru-baru ini memenangi Big Ideas Competition PBB di Indonesia. Mereka membuat konsep aplikasi yang memudahkan sesama warga Yogyakarta melaporkan kerusakan jalan, sehingga membantu efisiensi warga di jalan.

Pendiri dan CEO Go-Jek Nadiem Makarim juga dijadwalkan untuk berbagi kisah dan cita-citanya dengan audiens di Social Good Summit 2015 Jakarta. Melalui inovasi di Go-Jek, Nadiem dan timnya tak hanya membuat ojek lebih mudah dipesan dengan jemari. Upayanya membuat industri bergerak ke tren baru yang lebih kompetitif dan efisien, juga membuka lapangan kerja baru bagi banyak orang.—Rappler.com

BACA JUGA
The Social Good Summit 2015 Jakarta: Membayangkan 15 tahun lagi hidup kita seperti apa