Bertemu SBY, Jusuf Kalla bahas aksi demo 4 November

Rappler.com
"Jangan nanti terjadi seperti katakanlah waktu itu Trisakti."

 Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima kunjungan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyoni di kediamannya di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa malam (1/11). Foto istimewa

JAKARTA, Indonesia – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pertemuan dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediamannya malam ini antara lain membahas tentang aksi unjuk rasa yang akan digelar pada 4 November mendatang.

“(SBY) Di militer lama, jadi memberikan saran bagaimana kita koordinasi apabila timbul masalah nanti pada tanggal 4,” kata Jusuf Kalla kepada media setelah pertemuan dengan SBY berakhir, Selasa malam, 1 November 2016.

SBY, Jusuf Kalla melanjutkan, memiliki pengalaman dalam mengatasi aksi unjuk rasa berskala besar. Sebab SBY pernah memimpin Indonesia selama dua periode atau 10 tahun. 

Jusuf Kalla berharap aksi unjuk rasa yang digelar untuk meminta agar Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama diproses secara hukum setelah dianggap menistakan agama berlangsung damai.

Pemerintah sendiri, kata Jusuf Kalla, telah bersiaga untuk mengantisipasi segala kemungkinan. “Jangan nanti terjadi seperti katakanlah waktu itu Trisakti,” kata Jusuf Kalla.

Sebelum mengunjungi Jusuf Kalla, SBY terlebih dahulu sowan ke Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto. “Kalau Wiranto kan lebih formal, saya kan informal saja,” kata Jusuf Kalla.

Aksi unjuk rasa rencananya akan diikuti ribuan orang dari berbagai ormas Islam. Mereka akan meminta polisi untuk terus mengusut Ahok yang diduga telah menistakan ayat suci saat berkunjung ke Kepulauan Seribu pada 27 September.

Saat itu Ahok berkata, “Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa saja dalam hati kecil Bapak Ibu enggak bisa pilih saya. Dibohongin pakai Surat Al Maidah 51, macam-macam itu.” 

Ucapan ini menuai reaksi keras setelah rekaman video tersebut diunggah ke internet. Sekitar lima ribu orang turun ke jalan memprotes ucapan Ahok tersebut pada 14 Oktober. Aksi serupa akan digelar pada Jumat, 4 November mendatang.—Rappler.com