Ahok: Keluarga saya ada yang muslim, nggak mungkin saya menistakan agama

Rappler.com
Mengunjungi Pejaten Timur, Ahok diminta menggendong anak

Calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menyapa warga Pejaten Timur, Jakarta Selatan, Kamis (3/11). Foto diambil dari @basuki_btp/Twitter

JAKARTA, Indonesia – Calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama kembali blusukan ke pemukiman warga. Kali ini Ahok menyapa warga Pejaten Timur, Jakarta Selatan. 

Ia tiba di Gang Langgar II, Pejaten Timur, sekitar pukul 08.45 WIB. Ia langsung diserbu warga. Ada yang mengajaknya bersalaman, tak sedikit pula yang memintanya berfoto bareng.

Ahok kemudian menyusuri Gang Langgar yang kerap dilanda banjir saat hujan. “Dulu banjir juga, cuma sedikit. Sekarang lebih tinggi,” kata seorang warga kepada, Kamis 3 November 2016.   

Menurut Ahok, banjir masih terjadi di tempat tersebut karena normalisasi sungai belum dilakukan secara optimal. Ia berjanji akan menyelesaikan kasus banjir di wilayah Pejaten.

Sempat terjadi insiden kecil saat seorang pemuda mengungkit kasus dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan Ahok. “Pak Ahok, bagaimana soal penistaan agama itu?” kata pemuda tersebut.

Ahok menjawab pertanyaan tersebut dengan tenang. “Keluarga saya ada yang muslim, nggak mungkin saya menistakan agama,” jawab Ahok.

Ketegangan tak berlangsung lama karena beberapa warga mencoba menenangkan pemuda tersebut. Ahok pun sudah ditunggu ibu-ibu. Para ibu ini meminta Ahok mengendong anak mereka.

“Jangan ngompol ya. Jangan lupa vaksin,” kata Ahok sambil menggendong anak-anak tersebut. “Kasihan anak ibu kalau tidak divaksin.”

Kunjungan ke Pejaten Timur ini berakhir pada pukul 09.31 WIB. Tak ada insiden berarti, tak seperti ketika ia dihadang sekelompok orang saat berkunjung ke Rawabelong, Jakarta Barat, kemarin. —dengan laporan ANTARA/Rappler.com