Imam FPI Rizieq Shihab: Target kami penjarakan Ahok

Rappler.com
"Kalau presiden tidak memenjarakan Ahok, kami tak akan bubar dari Istana,"

Imam Besar FPI Rizieq Shihab tiba di lokasi unjuk rasa, Jumat (4/11). Foto oleh Sakina Ummu Haniy/Rappler

JAKARTA, Indonesia – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengatakan target unjuk rasa hari ini adalah memenjarakan Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama yang dianggap telah melecehkan ayat suci.

“Target kami penjarakan Ahok. Kalau presiden tidak memenjarakan Ahok, kami tak akan bubar dari Istana,” kata dia di gedung sementara Bareskrim Polri, kompleks Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Kamis 4 November 2016.

Jumat siang ini, ribuan orang telah memadati Masjid Istiqlal. Rencananya mereka akan bergerak ke Balai Kota, Bareskrim, dan Istana Negara selepas solat Jumat nanti untuk menuntut Ahok dihukum.

Menurut mereka Ahok telah menodai ayat suci saat berkunjung ke Kepulauan Seribu pada 27 September lalu. Saat itu Ahok menyinggung soal Surat Al Maidah ayat 51. Ahok sendiri sebenarnya sudah meminta maaf.

Namun para pengunjuk rasa meminta Ahok diproses secara hukum. Rizieq bahkan mengatakan pihaknya telah membawa petisi untuk diserahkan kepada Presiden Joko Widodo di Istana hari ini. Isi petisi agar proses hukum terhadap Ahok disegerakan.

Rizieq meminta Polisi dan TNI mengamankan aksi unjuk rasa ini dengan cara damai. Ia membantah jika aksi ini akan disusupi penumpang gelap yang bisa mempekeruh suasana.

“Kalau ada langkah-langkah represif atau ada tindakan-tindakan yang membahayakan nyawa para peserta aksi, menyiksa mereka, menyakiti mereka, kami wajib melakukan pembelaan diri,” kata Rizieq. —Rappler.com

Baca juga: