Filipino movies

Soal penistaan agama, Ahok siap terima apapun putusannya

Rappler.com
“Apapun putusannya saya pasti ikut."

Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menanggapi pengaduan warga di Rumah Lembang, Jakarta, Senin (14/11). Foto oleh Hafidz Mubarak/ANTARA

JAKARTA, Indonesia – Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama mengatakan dirinya siap menerima apapun hasil dari gelar perkara kasus penodaan agama yang rencananya akan dilangsungkan Selasa, 15 November.

“Apapun putusannya saya pasti ikut, termasuk kalau jadi tersangka. Pun pasti yang terbaik,” kata Ahok di Rumah Lembang, Jakarta Pusat, Senin 14 November 2016.

Ahok dianggap telah melakukan penodaan agama saat menyinggung soal Surat Al Maidah ayat 51 ketika berkunjung ke Kepulauan Seribu pada 27 September.

Sejumlah pihak melaporkannya ke polisi dengan pasal penodaan agama. Tak hanya itu, ribuan orang juga turun ke jalan untuk memprotes ucapan Ahok tersebut pada 4 November.

Mereka menuntut agar Ahok segera diproses secara hukum. Polisi berjanji akan mengusut kasus ini secara transparan. Karena itu gelar perkara kasus ini akan digelar di Mabes Polri, Selasa 15 November.

Ahok mempercayakan penanganan kasus ini kepada Kepolisian. Ia sendiri tetap optimistis dirinya tidak bersalah. “Saya percaya saya tidak bersalah,” katanya.

Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto meminta semua pihak menerima apapun yang akan diputuskan dalam gelar perkara nanti. Sebab keputusan yang akan diambil berdasarkan keterangan para ahli dan saksi. “Kami ambil sikap berdasarkan keyakinan penyelidik,” katanya. —Rappler.com