Psikolog Sarlito Wirawan tutup usia

Rappler.com
Keahlian Sarlito Wirawan sempat digunakan dalam sidang kasus Jessica Wongso

MENINGGAL. Psikolog Sarlito Wirawan Sarwono meninggal akibat sakit infeksi lambung yang sudah diderita sejak 1 pekan terakhir. Dia tutup usia pada Senin malam, 14 November. Foto dari akun Facebook Sarlito Wirawan

JAKARTA, Indonesia – Kabar duka tengah menyelimuti keluarga psikolog ternama, Sarlito Wirawan Sarwono. Pria yang menjadi Guru Besar di Universitas Indonesia itu tutup usia pada Senin, 14 November di RS PGI Cikini, Jakarta Pusat sekitar pukul 22:13 WIB. Usianya ketika itu sudah menginjak 72 tahun.

Menurut informasi dari putra Sarlito, Anto, ayahnya wafat akibat sakit infeksi lambung.

“Jenazah disemayamkan di rumah duka di area Ciputat dan akan dimakamkan pada Selasa pagi di Pemakaman Giri Tama Tonjong, Parung setelah salat dzuhur,” ujar Anto melalui pesan pendek pada Senin, 14 November.

Nama Sarlito sudah tidak asing di telinga akademisi dan publik lantaran dia konsisten berkecimpung di dunia psikologi. Selain aktif mengajar, Sarlito juga banyak menulis dan menerjemahkan buku psikologi.

Namanya kembali mencuat di publik ketika ikut dilibatkan sebagai saksi ahli kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin yang melibatkan Jessica Kumala Wongso. Dalam kesaksiannya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada September lalu, Sarlito mengatakan kemungkinan orientasi seksual sejenis terhadap Jessica belum terbukti dan masih praduga.

“Ahli menduga ada kemungkinan orientasi seksual sejenis karena memang ada indikasi, tetapi harus diverifikasi ulang,” ujar Sarlito.

Ketika itu, dia menyayangkan praduga tersebut tidak dibuktikan kebenarannya karena bisa jadi fakta tersebut menjadi motif dalam kasus pembunuhan Mirna. Sementara, pernyataan Sarlito itu dibantah secara tegas oleh Jessica dengan menyebut sejak dulu dirinya hanya tertarik secara seksual kepada laki-laki. – dengan laporan ANTARA/Rappler.com