Membahas strategi marketing bersama Google, Facebook dan Bukalapak

Perwakilan ketiganya hadir sebagai pembicara di sesi Marketing and Growth Panel dalam rangkaian acara 'Tech in Asia Jakarta 2016' di Balai Kartini, Rabu, 16 November

Sesi yang membahas strategi marketing bersama Google, Facebook dan Bukalapak di 'Tech in Asia Jakarta 2016'. Foto oleh Amelia Stephanie/Rappler.com.

JAKARTA, Indonesia – Simon Kahn, CMO Google Asia Pacific; Sri Widowati, Country Director Facebook Indonesia dan Willix Halim, COO Bukalapak berbagi pengalaman mereka seputar strategi bersama Nivedita Bhattacharjee, Editor Tech in Asia India sebagai moderator.

Dua perusahaan besar internasional, Google dan Facebook pun membuka perbincangan dengan menyebutkan hal yang mereka sukai dari perusahaan lainnya.

Untuk Kahn, Facebook di dalam bisnis nya berfokus pada produk untuk market yang kecil sehingga ini menjadi faktor utama kesuksesan Facebook. Namun, bagi Sri, di tengah-tengah era teknologi saat ini, mencari informasi adalah hal yang krusial dan kehadiran Google mampu membuat kehidupan menjadi lebih mudah.

“Di dunia yang sedang menjadi satu, mencari informasi menjadi hal yang kritis. Google membuat kehidupan menjadi lebih mudah dan meningkatkan cara kita mencari kesempatan,” kata Sri.

Objektif yang jelas dan pesan yang konsisten

Salah satu hal penting dan dasar dalam melakukan strategi marketing yang baik adalah dengan menetapkan objektif yang jelas dan juga pesan apa yang mau disampaikan.

Meskipun terkadang marketer sering tergoda ingin memberikan pesan yang lebih, tapi pesan tersebut harus dapat dikontrol agar dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh audience sehingga diharapkan dapat menjadi branding yang kuat.

Selain itu, di tengah banyaknya channel yang ada saat ini untuk mempromosikan brand dan produk, dibutuhkan konsistensi dalam memilih channel yang digunakan.

“Mengerti objektif dengan jelas dan pesan yang ingin disampaikan,” kata Sri.

Kahn juga berpendapat agar pesan yang disampaikan itu sesuai dengan yang konsumen tahu dan butuhkan.

“Pastikan pesannya sesuai dengan wawasan konsumen,” kata Kahn.

Produk yang baik

Salah satu tujuan dilakukannya strategi marketing adalah untuk meyakinkan orang-orang kalau produk yang dikeluarkan merupakan sesuatu yang bagus. Namun, ternyata sebuah perusahaan tidak dapat mengklaim sendiri kalau produknya itu baik.

Menurut Willix, kalau seseorang memiliki produk yang bagus, itu bisa dilihat dari berapa orang yang menggunakan produk tersebut.

If you have a product out there, there is no way for you to say that the product is good without having enough people using your product,” kata Willix.

Sehingga opini masyarakat mengenai produk tersebut merupakan hal yang penting dan lebih valid digunakan dalam strategi marketing dibandingkan dengan klaim produk itu sendiri.

Social marketing

Bagi sebuah perusahaan baru atau start-up yang kecil, akan lebih mudah jika berfokus pada social marketing. Setelah selama ini paradigma yang dimiliki masyarakat salah, yang lebih mengutamakan promosi produk terlebih dahulu untuk mencapai sukses.

Namun, menurut Kahn, berfokus pada social marketing, seperti meningkatkan layanan customer service, merupakan sesuatu yang cukup penting.

For small company, focusing on social marketing is quiet important, such as customer service,” kata Kahn.

EDM (Electronic Direct Marketing)

Salah satu cara untuk melakukan marketing adalah dengan menggunakan email yang dikirim untuk konsumen-konsumen, baik untuk memberi tahu produk terbaru, sebagai pengingat maupun menyampaikan promosi.

Terkadang, penggunaan EDM ini dianggap mengganggu konsumen dengan email setiap hari nya. Namun menurut Willix, tidak masalah jika email produk atau perusahaan dianggap mengganggu oleh konsumen, nyatanya itulah yang membuat mereka terus mengingat brand tersebut.

People get annoyed but people will always remember and to be on top of the mind,” kata Willix.

Perusahaan pun dapat melihat seberapa mengganggu nya email mereka dengan melihat perilaku konsumsi para konsumen serta jumlah unsubscription nya.

Pentingnya mobile marketing

Saat ini, smartphone dapat dikatakan sudah menjadi bagian dari keseharian kita. Menurut Sri, 7 dari 10 orang sudah menggunakan internet. Maka, jika kita ingin menjangkau orang-orang ini, cara nya adalah dengan menggunakan mobile marketing.

Willix juga menyetujui kalau mobile marketing saat ini penting. Dia pun memberikan saran untuk membuat mobile application agar lebih dapat menjangkau konsumen.

Mobile app is as important as the mobile itself,” kata Willix.-Rappler.com.