Hidup dengan HIV

Rappler.com
Tetap semangat dan jalani hidup, inilah yang perlu kamu ketahui ketika hasil tes HIV-mu positif

  

Apakah orang yang telah terinfeksi HIV boleh berkeluarga dan memiliki keturunan?   

Resiko penularan kepada pasangan melalui hubungan seksual dapat dicegah dengan penggunaan kondom. Pengobatan dengan ARV juga dapat menekan pertumbuhan virus HIV dalam tubuh manusia sampai ke batas yang tidak terdeteksi sehingga risiko penularan ke pasangan dapat dikurangi, namun harus tetap menggunakan kondom. 

Orang yang telah terinfeksi HIV bahkan tetap dapat memiliki keturunan dengan aman. Melalui program Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA/PMTCT), penularan HIV dari ibu ke anak saat kehamilan, melahirkan dan menyusui dapat dikurangi sampai 0%. Calon orang tua dapat menekan risiko penularan pada anak dengan mengetahui status HIV sejak dini. Berkonsultasilah dengan dokter yang merawatmu.

Bagaimana dengan pengobatan HIV?

Pengobatan HIV dan AIDS pada dasarnya meliputi aspek Medis Klinis, Psikologis dan Aspek Sosial yang meliputi pengobatan dukungan, pencegahan dan pengobatan infeksi oportunistik dan pengobatan Antiretroviral (ARV).

Apakah ARV itu? ARV adalah obat yang dapat menghentikan reproduksi HIV didalam tubuh. Bila pengobatan tersebut bekerja secara efektif, maka kerusakan kekebalan tubuh dapat ditunda bertahun–tahun dalam rentang waktu yang cukup lama. Berkat ARV, orang yang terinfeksi HIV dapat mencegah AIDS.

ARV memiliki peran penting dalam menciptakan masyarakat sehat melalui strategi penanggulangan AIDS yang memadukan upaya pencegahan dengan upaya perawatan, dukungan serta pengobatan.

Hingga saat ini, ARV masih merupakan cara paling efektif serta mampu menurunkan angka kematian dan berdampak pada peningkatan kualitas hidup orang terinfeksi HIV. Tidak hanya itu, ARV juga meningkatkan harapan masyarakat untuk hidup lebih sehat.

Cari tahu lebih banyak mengenai HIV di sini.