D’MASIV siap tampil di 50 titik dalam satu hari

Dalam rangka promo album kelima bertajuk 'Orange Album' yang saat ini sudah dirilis, D'MASIV akan tampil di lima puluh titik dalam satu hari

D'Masiv merayakan album kelima mereka dengan tampil di 50 titik dalam satu hari. Foto oleh Amelia Stephanie/Rappler.com.

JAKARTA, Indonesia – “Rencananya project ini memang akan dicatat oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan kategori Promosi Album Lagu secara Estafet di Toko Retail Terbanyak. Yang dicatat bukan untuk memperbaharui rekor lama, namun untuk menciptakan rekor baru,” kata Rian, sang vokalis, saat ditemui di Musica Studios, Perdatam, Jakarta Selatan, Selasa, 22 November.

Lagu Dengarlah Sayang adalah lagu yang dipilih D’MASIV untuk dinyanyikan secara akustik di lima puluh outlet Alfa Midi yang tersebar di seluruh Jakarta pada 4 Desember 2016 pukul 06.00 hingga 22.00.

Dengan durasi maksimal 10 menit di setiap store-nya, D’MASIV akan memulai dari store daerah Depok yang dibuka dengan seremonial dan diakhiri di daerah Serpong.

Namun di store terakhir, D’MASIV akan menyanyikan semua lagu yang ada dalam album barunya secara full dan live.

Project ini pun diberikan nama #DMASIV5150 yang berarti album kelima D’MASIV ini akan dimainkan dalam 1 hari di 50 titik.

“Kalau sign code di polisi, 5150 itu sign code orang gila. Kami bisa bilang, ya, sungguh gila untuk melakukan hal ini,” kata Drian, Marketing Manager Musica Studios.

D’MASIV pun melakukan berbagai persiapan untuk project #DMASIV5150 ini, mulai dari latihan fisik hingga suara agar kondisi tetap prima.

“Kami sempetin main futsal, itu salah satu cara kami jaga fisik,” kata Rian.

Selain itu, dalam masa persiapan ini, D’MASIV juga terpaksa harus melewatkan jadwal tampil di luar kota yang terlampau jauh agar dapat tetap menjaga stamina. Meskipun banyak yang harus dikorbankan, D’MASIV yakin kalau pengorbanannya akan membuahkan hasil yang lebih besar.

“Harus berkorban dulu untuk hal yang besar. Kami, kan, mempersiapkan yg lebih besar lagi,” kata Rian.

Orange Album pun mengambil filosofi nama dari logo D’MASIV sebelumnya yang berwarna oranye. Selain itu juga dianggap warna oranye memiliki daya tarik saat dilihat.

“Kami pengin D’MASIV di album ke lima ini jadi titik baliknya D’MASIV lagi,” kata Rian.

Selain itu, Rian mengatakan melalui lagu yang ada didalam album kelima ini diharapkan dapat memberi rasa tertentu kepada penggemarnya.

“Di album ini juga kami ingin membuat orang merasakan banyak rasa,” kata Rian.-Rappler.com.