JAKARTA, Indonesia – “Kami pengin mengabadikan 10 tahunnya Breakthru juga,” kata Giring, vokalis band Nidji di acara peluncuran piringan hitam Breakthru, Senin, 28 November di Kinosaurus, Kemang.
Selain ingin mengabadikan album Breakthru yang dianggap cukup sukses itu, dirilisnya piringan hitam Breakthru juga diharapkan dapat mengingatkan kembali para personel Nidji akan semangat di masa lalu untuk dapat terus berkarya dengan kreatif dan inovatif.
“Diharapkan dengan album Breakthru dirilis ulang, jadi kami bisa mendapatkan semangat itu kembali untuk memberi terobosan-terobosan baru ke depannya,” kata Randy Danistha, keyboardist.
Piringan hitam Breakthru yang dijual pun hanya sebanyak 225 keping yang dijual dalam tiga tahap.
Tahap pertama dibuka hari ini, Senin, 28 November, sebanyak 100 keping dijual dengan tanda tangan asli dari semua personel NIDJI.
Pada tahap-tahap penjualan berikutnya, Monka Magic dan elevenia, selaku official seller, telah menyiapkan kejutan-kejutan yang berbeda-beda.
Anti pembajakan
Salah satu alasan elevenia ikut bekerja sama untuk menjual vinyl Breakthru ini adalah karena di Indonesia, pembajakan sangat rentan dilakukan, terutama pembajakan lagu.
Maka elevenia ingin membantu para penikmat musik Indonesia agar dapat dengan mudah mendapatkan album asli dan menghindari pembajakan.
“Kami merasa bangga karena visi kami untuk mendukung gerakan anti pembajakan ternyata dibaca oleh banyak musisi. Melalui kerjasama dengan Monka Magic dan NIDJI kali ini, kamu berharap akan semakin banyak masyarakat yang bisa kami edukasi untuk membeli album musik yang original,” kata Rezki Yanuar, Senior Manager Brand & PR elevenia.
Untuk pemesanan album vinyl Breakthru dapat dilakukan langsung di website elevenia. -Rappler.com.
There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.