SAKSIKAN: LBH Masyarakat mengikuti Mannequin Challenge #SayaBerani

Karina Maharani
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Masyarakat membantu mempromosikan tes HIV dengan mengikuti Mannequin Challenge #SayaBerani.

Yuk, tes HIV. Cari tahu lebih lanjut di sini.

JAKARTA, Indonesia — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Masyarakat membantu mempromosikan tes HIV dengan mengikuti Mannequin Challenge #SayaBerani.

(BACA: SAKSIKAN: Mannequin Challenge untuk tujuan yang mulia)

Direktur LBH Masyarakat Ricky Gunawan mengatakan ia pertama kali tahu tentang kampanye #SayaBerani dari Facebook.

“Kita dengan UNAIDS sudah dekat dari lama,” kata Ricky. “Kita juga sebagai organisasi sering melakukan pendidikan hukum HAM kepada teman-teman ODHA [Orang dengan HIV dan AIDS].”

“Kita secara otomatis, secara internal memutuskan, ‘Ya udah, kita turut terlibat juga yuk’.”

Video itu akhirnya dibuat dengan partisipasi 13 orang anggota tim LBH Masyarakat. Ricky mengaku pembuatan video itu tidak memakan waktu terlalu banyak, hanya 30 sampai 45 menit.

“Lama di ininya saja sih, pada mikirin lama mau tulis di mana dan tulis apa, biar enggak seragam ‘Saya Berani’ semua,” katanya sambil tertawa.

Ricky mengatakan bahwa LBH Masyarakat berharap bahwa kampanye #SayaBerani ini bisa meningkatkan kesadaran publik tentang isu HIV/AIDS.

“Ini bukan sesuatu yang harusnya ditakuti, mereka yang mengidap HIV bukan orang yang harus dijauhi,” kata Ricky.

“Semoga kampanye ini, di satu sisi, membuat orang yang berisiko terkena HIV berani tes, tapi di sisi lain juga publik paham dan sadar soal isu HIVnya juga,” ujar Ricky.

“Ada banyak isu hak asasi manusia juga yang berkaitan dengan HIV, misalnya diskriminasi, stigma, kesetaraan gender dan macam-macam.”

“Semoga publik makin memahami isu yang berkaitan dengan HIV ini.”—Rappler.com

BACA JUGA: