JAKARTA, Indonesia – Salah satu aktivitas yang paling digemari netizen saat ini adalah video call. Terbukti, menurut data dari Google YouGov survey pada bulan Juli 2016, 19 persen dari netizen berusia 18+ di Indonesia melakukan video call lewat ponsel mereka setiap hari.
Tapi di balik maraknya penggunaan fasilitas atau aplikasi video call, untuk netizen Indonesia, salah satu masalah utama yang kerap terjadi adalah kualitas jaringan internet yang tidak stabil. Karena itu, kerap kali, pengalaman video call bisa jadi pengalaman buruk dan mengesalkan.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Google merilis aplikasi Google Duo sejak Agustus silam. Google Duo adalah aplikasi video call yang bekerja antar smartphone, baik itu yang berbasis iOS maupun Android.
Menggunakan daftar kontak
Aplikasi Duo didesain untuk memberikan kemudahan saat digunakan. Hanya dengan nomor telepon, Anda bisa langsung menghubungi orang-orang di daftar kontak Anda. Anda tak perlu lagi membuat akun terpisah, tinggal melakukan sign up dan mulai menelepon.
Koneksi tak stabil tak jadi masalah
Meski jaringan terbatas dan koneksi internet terbatas, Google Duo tetap bisa digunakan. Secara otomatis, kualitas panggilan akan mengikuti perubahan jaringan, dan saat bandwidth terbatas, Duo akan secara otomatis mengurangi resolusi gambar agar panggilan tetap mulus.
Duo juga bisa secara otomatis beralih dari Wi-Fi ke jaringan ponsel (dan sebaliknya) tanpa memutus panggilan, jadi saat Anda memulai telepon dari rumah dengan koneksi Wi-Fi, Anda tetap bisa berbicara tanpa putus begitu Anda melangkah keluar dan mulai menggunakan jaringan ponsel.
Fitur Knock Knock
Duo didesain untuk memberikan perasaan hangat dan familiar, fokus pada Anda dan orang yang Anda hubungi. Agar panggilan telepon terasa lebih seperti undangan dan bukan gangguan, Duo menciptakan fitur Knock Knock, yang membolehkan Anda melihat penelepon sebelum Anda menjawab panggilan. Anda pun bisa tahu lebih dulu siapa dan tujuan panggilan yang masuk.

Tak lupa, Duo juga mengutamakan privasi dan keamanan, sehingga semua panggilan di aplikasi Duo dienkripsi dari awal hingga akhir (end-to-end encrypted).
Google Duo experience
Selasa, 29 November, Rappler berkesempatan mengunjungi kantor Google Indonesia dan mencoba sendiri pengalaman menggunakan Google Duo. Bersama dua blogger ternama, Tara Amelz dan Ucita Pohan, kami mencoba menggunakan Google Duo untuk berkomunikasi.
Menurut Putri Silalahi, Products Communication Leads Google Indonesia, salah satu yang menjadi target Google Duo adalah kaum wanita. Dengan Google Duo, diharapkan bisa membantu banyak aktivitas wanita seperti memantau perkembangan anak di rumah atau berbelanja kebutuhan rumah tangga.
Lihat keseruan Google Duo experience lewat video di bawah ini.
-Rappler.com.
There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.