JAKARTA, Indonesia – Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan jumlah masa yang akan hadir dalam Aksi Bela Islam Jilid III diperkirakan mencapai 250 ribu orang.
“Jumlah massa diperkirakan 200-250 ribu. Kapasitas di silang Monas kan 700 ribu orang,” kata Irjen Boy Rafli Amar kepada wartawan di Jakarta, Kamis 1 Desember 2016.
Aksi unjuk rasa Bela Islam Jilid III ini rencananya akan dihadiri sejumlah ormas Islam yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI).
Rencananya aksi akan dimulai pada pukul 08.00 wib hingga pukul 13.00 wib. Agenda aksi adalah berzikir dan berdoa bersama hingga Salat Jumat. “
“Setelah salat Jumat para ulama yang hadir akan menghimbau pengujuk rasa untuk kembali ke rumah. Ini hasil kesepakatan bersama,” kata Boy Rafli melanjutkan.
Polisi, Boy melanjutkan, sudah menyiapkan pengawalan untuk aksi unjuk rasa ini. Namun Boy tak menyebut berapa jumlah personel yang telah disiagakan. “Mirip-mirip dengan kemarin,” kata Boy.
Maksudnya adalah mirip dengan jumlah personel yang dikerahkan untuk mengamankan aksi pada 4 November lalu. Saat itu Polri menerjunkan tak kurang dari 18 ribu personel.
Selain mengawal aksi, Boy Rafli melanjutkan, pihaknya juga akan mengatur bus dan kendaraan para pendemo. Titik parkir pun sudah ditentukan. “Akan ada petugas yang mengatur parkir. Jadi parkir terjauh itu di Kemayoran di PRJ (Pekan Raya Jakarta) jika memang banyak kendaraan dari daerah,” katanya.
Ia berharap aksi unjuk rasa yang digelar untuk menuntut Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama ditahan ini berlangsung tertib. “Kepada yang memiliki agenda lain diharapkan untuk mengurungkan niatnya,” kata Boy Rafli. —Rappler.com
There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.