Urban Social Forum 4 harap dapat memberikan inspirasi

Sakinah Ummu Haniy
USF 4 digelar di Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 3 Desember

Urban Social Forum ke-4 diselenggarakan di SMA Negeri 1 Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 3 Desember. Foto dari Instagram/@urbansocialforum

SEMARANG, Indonesia — Gelaran Urban Social Forum ke-4 (USF 4) telah terlaksana pada Sabtu, 3 Desember. Acara yang diusung oleh komunitas Kota Kita tersebut diikuti ratusan peserta dan menghadirkan sebanyak 30 panel pilihan.

Ahmad Rifai dari Kota Kita berharap bahwa para peserta dapat terinspirasi dari kegiatan yang didukung oleh puluhan lembaga swadaya masyarakat dan komunitas ini.

“Harapan saya sederhana, semua orang yang hadir mengenal satu sama lain, terinspirasi, pulang membawa suatu inisiatif. Itu yang kita inginkan,” tutur Rifai kepada Rappler seusai pleno penutup pada Sabtu sore yang bertempat di SMA Negeri 1 Semarang, Jawa Tengah.

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menurut Rifai, peserta tahun ini lebih organik. Jika tahun lalu para peserta masih perlu diarahkan untuk mengikuti panel-panel yang tersedia, maka tahun ini mereka sudah punya tujuan masing-masing.

“Jadi pendaftar itu punya keinginan secara naluri apa yang mereka mau gabung, panel mana yang mereka mau gabung,” katanya.

Menurut Rifai, tantangan terbesar dalam melaksanakan acara tahun ini adalah beberapa pengisi acara yang membatalkan di menit-menit terakhir.

“Tapi saya tegaskan lagi. Bagi USF yang penting bukan siapa yang berbicara, tapi bahwa kita berkontribusi. Jadi bukan tentang siapa yang ngomong tapi tentang apa yang diomongkan, itu yang paling penting,” ujar Rifai.

Menurut aktivis perkotaan senior Jo Santoso, USF adalah sarana yang baik untuk mempertemukannya dengan para aktivis muda. “Dalam menjadikan forum ini sebagai forum aktivis kota untuk menyapa yang muda-muda, saya enggak punya kritik apa-apa,” katanya.

Hal tersebut diamini salah seorang peserta bernama Evi dari Urban Citizen Academy. “Acara seperti ini membuat kita bisa bertemu dengan aktivis-aktivis senior,” tuturnya.

Rifai menilai perhelatan USF 4 terbilang sukses dari segi pelaksanaannya. “Sukses dalam artian menginspirasi orang itu susah diukur, tapi saya berharap Anda yang hadir di sini mungkin bisa terinspirasi.”

Tahun depan Urban Social Forum akan kembali diadakan, namun lokasinya masih belum ditentukan.

“Tergantung proposal kota. Sementara di Makassar usul, di Jakarta juga usul, di Bandung juga usul. Nanti kita lihat,” ujar Rifai.

Urban Social Forum merupakan acara tahunan yang mempertemukan para praktisi dan aktivis untuk berdiskusi mengenai berbagai isu terkait perkotaan. —Rappler.com