Masyarakat Aceh peringati 12 tahun tsunami dengan zikir bersama

Rappler.com
Masyarakat Aceh peringati 12 tahun tsunami dengan zikir bersama

AFP

‘Kita harus instrospeksi dan evaluasi apakah tantangan dan cobaan ini merupakan kelalaian dari kita semua sehingga kita lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT’

JAKARTA, Indonesia — Pemerintah daerah Aceh menggelar zikir bersama dan memberikan santunan kepada 600 anak yatim dalam rangka peringatan 12 tahun tsunami Aceh yang berlangsung di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, pada Minggu, 25 Desember.

“Dalam kehidupan, manusia tidak pernah lepas dari berbagai cobaan dan tantangan, termasuk musibah bencana alam. Tantangan dan musibah ini harus kita hadapi bersama dengan sabar dan tawakkal kepada Allah SWT,” kata Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Soedarmo dalam sambutannya.

Ia mengatakan, tantangan yang menimpa masyarakat Aceh adalah cobaan dari Allah SWT.

“Kita harus instrospeksi dan evaluasi apakah tantangan dan cobaan ini merupakan kelalaian dari kita semua sehingga kita lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT,” kata Soedarmo.

Selain zikir bersama, juga dilakukan kenduri dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Gempa bumi berkekuatan 9,3 skala Richter yang disusul dengan gelombang tsunami telah meluluhlantakkan Serambi Mekkah pada Minggu pagi, 26 Desember 2004 lalu, dan merenggut ratusan ribu nyawa.

Gempa disusul tsunami itu juga mengakibatkan sebagian besar pesisir Aceh hancur dan tidak kurang dari 200 ribu jiwa penduduk Aceh meninggal dunia, sebagian hilang.

Bendera setengah tiang

Soedarmo juga memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang di setiap kantor pemerintah dan swasta pada Senin, 26 Desember.

“Sesuai dengan surat Gubernur Aceh Soedarmo, ditindaklanjuti oleh Plt Wailkota Sabang T. Aznal Zahri peringatan 12 tahun tsunami Aceh diinstruksikan untuk mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang,” demikian imbauan yang disebarluaskan Dishubkominfo Kota Sabang. 

Imbauan ini juga diumumkan di masjid-masjid dan surau-surau. Peringatan 12 tahun tsunami Aceh juga akan diisi doa bersama di masjid-masjid, meunasah dan surau.

Setiap 26 Desember, pemerintah dan penduduk Aceh mengenang musibah dasyat itu dengan menggelar doa bersama dan ziarah ke pemakaman masal di Blang Bintang, Aceh Besar, dan Ulee Lheue di Banda Aceh. —Antara/Rappler.com

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.