Kapal wisata jurusan Pulau Tidung terbakar, 23 meninggal dunia

Rappler.com
Kapal wisata jurusan Pulau Tidung terbakar, 23 meninggal dunia

ANTARA FOTO

17 orang lainnya menghilang

JAKARTA, Indonesia (UPDATED) — Korban kebakaran kapal Zahro Express di Muara Angke bertambah menjadi 23 orang meninggal dunia, pada Minggu, 1 Januari.

Sementara 17 orang luka-luka, 17 lainnya hilang, dan 194 selamat.

Dari 23 orang meninggal dunia tersebut 3 korban sudah berada di Rumah Sakit Atmajaya. 

Petugas Bagian Informasi Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Utara Faisal mengatakan berdasarkan laporan yang diterima pukul 10:30 WIB belasan korban yang terluka di bawa ke Rumah Sakit Atmajaya di Jakarta Utara.

Mobil-mobil pemadam kebakaran dan satu kapal pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar kapal penumpang Zahro Express pagi ini. Petugas menerima laporan kebakaran kapal itu pukul 08:46 WIB.

KM Zahro Express layak berlayar

Hingga saat ini, Kementerian Perhubungan selaku pihak yang berwenang masih melakukan investigasi perihal penyebab kebakaran kapal. Menurut laporan yang diterima Direktorat Jenderal Perhubungan, KM Zahro Express dinyatakan layak berlayar.

Kapal yang dibuat tahun 2013 berbahan Fiberglass tersebut “dinyatakan laik laut dengan sertifikat keselamatan yang dikeluarkan oleh KSOP Muara Angke yang masih berlaku sampai dengan Juni 2017”.

Saat kejadian, kondisi cuaca di wilayah perairan Kepulauan Seribu juga normal.

Dugaan sementara, insiden itu kemungkinan besar akibat konsleting listrik di ruang mesin. Diasumsikan mesin kapal tersebut meledak kemudian terbakar di kamar mesin yang di dalamnya terdapat tangki bahan bakar.

Kapal penumpang berbobot 106 GT dengan tanda selar 6960/Bc tersebut mengangkut sekitar 244 orang, termasuk 6 orang Anak Buah Kapal (ABK). Sedangkan kapasitas kapal mencapai 285 orang.—Rappler.com

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.