Gandeng 500 Durians, Ashraf Sinclair ingin bantu perusahaan startup Indonesia

Clara Alverina Jovita
Ashraf berharap dengan adanya bantuan kucuran dana dari 500 Durians dapat mengembangkan perusahaan startup di Indonesia.

PENDANAAN. Ashraf Sinclair menyadari salah satu masalah utama yang dihadapi oleh perusahaan startups di Indonesia yakni soal pendanaan. Oleh sebab itu dengan menggandeng perusahaan 500 Durians, Ashraf ingin membantu startups di Indonesia. Foto oleh Clara Alverina Jovita/Rappler

JAKARTA, Indonesia – Sukses sebagai selebritis tanah air, Ashraf Sinclair kini berkerja sama dengan 500 Startups Southeast Asia Team atau yang disebut 500 durians. Komunitas itu dibentuk untuk mendukung perkembangan bisnis startups di Indonesia. 

Melalui kolaborasi ini, Ashraf akan membantu mencari perusahaan startups Indonesia untuk diberikan suntikan dana dari 500 Startups, perusahaan pendanaan modal global dengan kantor pusat di Silicon Valley, Amerika Serikat, untuk Asia Tenggara,”US$50 Million 500 Durians Fund II”. Bagi Ashraf, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam dunia bisnis. 

Orang Indonesia memiliki kemampuan untuk dengan cepat membaca kesempatan di mana mereka dapat masuk dan mengembangkan bisnisnya. Oleh karenanya, Ashraf yakin startups di Indonesia akan berkembang dengan cepat. Hal ini juga didukung dengan tingginya ketertarikan dari investor luar negeri yang ingin masuk ke Indonesia.

Ia juga menekankan pentingnya bagi Indonesia untuk siap dengan perkembangan yang ada, salah satunya dengan memahami dan memanfaatkan teknologi untuk berkontribusi dalam membangun diri.

Minat Ashraf dalam dunia bisnis sendiri rupanya bukanlah hal baru. Ia menyadari minat terhadap bidang bisnis di bangku kuliah. Meski pernah mengalami kegagalan dalam membangun startups, suami penyanyi Bunga Citra Lestari itu tetap merasa beruntung karena memilih jalur karier di bidang bisnis. 

Kesempatan mulai terbuka ketika dia membuka cabang salah satu restoran ternama di Indonesia yakni TGIF (Thanks Godness It’s Friday). Itu merupakan restoran waralaba asal Amerika Serikat dengan konsep American Bistro klasik modern. Dia memperoleh izin langsung dari sang pemilik. Kini Ashraf sudah memiliki tiga cabang di seluruh area Jakarta.

Berangkat dari sinilah, ia tergerak untuk membantu para pebisnis lainnya. Dia berharap dengan adanya bantuan kucuran dana dari 500 Durians, akan lebih banyak lagi pebisnis yang mendapat kesempatan serupa untuk mengembangkan bisnisnya. 

“Di sini (bersama 500 Durians), saya ingin berkontribusi lebih karena saya tahu dalam (perusahaan) startups, pendanaan selalu menjadi bagian yang tersulit,” ujar Ashraf ketika memberikan keterangan pers pada Kamis, 4 Mei. 

Lalu, apa saja yang harus dilakukan jika perusahaan startups ingin memperoleh pendanaan tersebut? Managing Partner 500 Startups, KhaiLee Ng mengatakan tidak ada persyaratan khusus bagi perusahaan startups yang tertarik dan ingin mengajukan permohonan pendanaan. Meski begitu, akan tetap menjadi nilai tambah jika startups pengaju sudah memiliki produk atau memiliki sejarah bisnis yang baik. 

Ashraf mengaku dia terbuka dengan siapa pun yang tertarik untuk bergabung. 

“Bisa hubungi saya di ashraf@500.co,” kata dia. 

 500 Durians tercatat telah berinvestasi dengan lebih dari 30 perusahaan startups di Indonesia, termasuk di antaranya Bukalapak, Kudo, Bro.do, HIJUP dan Happy Fresh. – Rappler.com