Sketsatorial: Hari Lahir Pancasila

Rappler.com
Sketsatorial: Hari Lahir Pancasila
Sejak awal, Soekarno menganggap Pancasila sebagai fondasi berdirinya sebuah rumah besar yang di dalamnya menaungi berbagai macam suku dan agama.

JAKARTA, Indonesia — Mulai tahun 2017, Hari Kelahiran Pancasila setiap 1 Juni dijadikan hari libur nasional.

Perlu diingat bahwa hari ini berbeda dengan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober.

Lantas apa yang diperingati setiap 1 Juni? Simak uraiannya di Sketsatorial Rappler Indonesia.

Seperti namanya, Hari Kelahiran Pancasila adalah hari di mana Pancasila pertama kali diperdengarkan kepada umum. Pada 1 Juni 1945, Soekarno mengusulkan dasar negara kita disebut dengan nama Pancasila.

Saat itu, Indonesia masih dalam tahap ragu untuk menyatakan kemerdekaan karena berbagai faktor, termasuk dasar negara yang akan dianut. 

Soekarno pun menjawab keraguan tersebut dengan menyampaikan lima poin yang kelak menjadi Pancasila.

Sejak awal, Soekarno menganggap Pancasila sebagai dasar atau fondasi berdirinya sebuah rumah besar, yakni Republik Indonesia, yang di dalamnya menaungi berbagai macam suku dan agama.

Berikut cuplikan pidato Soekarno saat itu:

“Saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita, ahli bahasa saya, namanya ialah Pancasila .Sila artinya asas atau dasar, dan di atas kelima dasar itulah kita mendirikan negara Indonesia, kekal dan abadi.”

Semoga dengan peringatan Hari Kelahiran Pancasila setiap tahunnya, Indonesia dapat lebih kembali ke khittah-nya dan mengayomi setiap warga negara yang berada di dalamnya. —Rappler.com

Sketsatorial adalah kolom mingguan Rappler tentang isu-isu penting yang dibahas dengan menggunakan video sketsa, dan dibuat oleh Iwan Hikmawan. Follow Iwan di Twitter @Sketsagram.

Add a comment

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.