5 hal yang harus dilakukan saat pertama kali bertemu orang tua pasangan

Yetta Tondang
5 hal yang harus dilakukan saat pertama kali bertemu orang tua pasangan
Bertemu orang tua pasangan adalah langkah penting dalam kelanjutan hubungan. Jangan sia-siakan momen berharga ini!

JAKARTA, Indonesia — Momen bertemu dengan orang tua pasangan adalah salah satu momen terpenting dalam kehidupan asmara seseorang. Karena itu, langkah ini harus dilewati dan dijalani dengan lebih hati-hati. 

Bagaimanapun juga, kamu harus tampil setidaknya mendekati sempurna saat berhadapan dengan orang tua pasangan. Baik jika kamu lelaki atau perempuan. Momen pertemuan pertama ini akan jadi salah satu titik yang menentukan kelancaran hubunganmu ke depannya.

Lantas, apa yang harus dilakukan saat pertemuan tersebut akhirnya akan terjadi? Simak di bawah ini.

Jangan datang dengan tangan kosong

Sejak saya kecil, kakek dan nenek saya, yang dilanjutkan oleh orang tua saya, selalu menekankan, tidak baik berkunjung ke rumah kerabat dengan tangan kosong. Itu kerabat, lho. Apalagi berkunjung ke orang tua pasanganmu.

Karena itu, usahakan untuk membawa sesuatu untuk mereka saat kamu berkunjung. Tidak perlu yang meah-mewah. Yang sederhana pun cukup. Yang penting, niatmu akan terlihat.

Mungkin sebelumnya kamu bisa bertanya pada pasangan, apa yang jadi kesukaan ayah atau ibunya. Mulailah dengan makanan atau camilan kesukaan mereka. Atau benda-benda sederhana yang mereka sukai.

Kalian bisa membeli hadiah-hadiah kecil untuk orang tua pasangan dengan menggunakan kupon Bukalapak di sini.

Berpakaian sopan

Berusahalah untuk tampil rapi namun tidak berlebihan juga. Jika kamu perempuan, hindari pakaian-pakaian ketat dan berpotongan pendek. Untuk laki-laki, sebisa mungkin kenakan kemeja kasual yang rapi dengan celana yang tidak kusut.

Kenakan busana yang menunjukkan bahwa kamu dewasa. Tidak perlu datang dengan jas atau gaun. Pilihan busana yang sedikit konservatif akan lebih aman jika dikenakan di pertemuan pertama ini. 

Tawarkan bantuan

Misalnya kalian makan bersama di rumah, setidaknya setelah jamuan usai, tawarkan bantuan untuk membenahi meja atau mungkin membantu mencuci piring. Ini akan meninggalkan kesan pertama yang baik di mata orang tua. Mereka akan melihat kesungguhanmu membantu. 

Pada akhirnya mungkin kamu akan dilarang untuk benar-benar membantu membereskan atau mencuci piring, tapi setidaknya kamu sudah menunjukkan indikasi baik, tentang seperti apa kebiasaanmu sehari-hari. Jangan sungkan meskipun kamu laki-laki. Hal seperti ini pasti akan “dicatat” oleh orang tua.

Terlibat dalam percakapan

Anggap saja seperti kamu diwawancara saat mencari pekerjaan. Tapi mungkin tidak sekaku saat wawancara kerja. Usahakan untuk terlibat dalam percakapan. Apapun itu. Lontarkan pertanyaan atau jawab pertanyaan dari mereka. Dengan begitu, kamu akan terlihat aktif berbicara dan mendengarkan.

Ikuti alur pembicaraan dan sesuaikan dengan karakter mereka. Jika orang tuanya terlihat lucu dan konyol. lontarkan lelucon. Tapi jika lebih serius, maka usahakan membahas hal-hal yang serius pula.

Tapi sebisa mungkin hindari topik-topik yang sensitif seperti politik atau current event. Terlalu beresiko untuk pertemuan pertama.

Jangan sibuk bermesraan

Apapun yang terjadi, usahakan agar kamu tidak terlihat bermesraan dengan pasangan di depan orang tua yang baru pertama kali kamu temui. Cukup dengan bahasa tubuh yang pantas yang menunjukkan bahwa kalian akan bisa melewati fase pertemuan ini dengan baik.

Tunjukkan bahwa kalian saling mencintai dan memiliki chemistry dengan cara yang baik. Hargai orang tua yang mungkin lebih konservatif dari anak muda. Sebisa mungkin, hindari kontak fisik selama pertemuan kalian. 

Apakah kalian punya cerita seru saat pertemuan pertama dengan orang tua pasangan? Share dengan kami di kolom komentar ya! —Rappler.com

 

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.