JAKARTA, Indonesia —Tak ada yang lebih berharga bagi seorang ibu dibandingkan saat ia bisa memberikan asupan air susu ibu (ASI) bagi buah hatinya. Itu pula yang ikut dirasakan Cynthia Lamusu, personel B3 sekaligus istri dari Surya Saputra.
Seperti yang diketahui, Cynthia dan Surya lama tidak dikaruniai buah hati. Keduanya harus menanti selama 8 tahun sebelum akhirnya Cynthia mengandung dengan proses bayi tabung. Hingga pada 20 November 2016 lalu, lahirlah Atharva Bimasena Saputra (laki-laki) dan Ataya Tatjana Aisyah Putri (perempuan) ke dunia.
Sejak kelahiran anak kembarnya, Cynthia berusaha keras untuk memberikan asupan ASI sebagai nutrisi utama. Beragam tantangan dilalui Cynthia demi memberikan ASI pada Bima dan Tatjana. Ia pun tak ragu menyebut diri sebagai pejuang ASI, terutama saat memperingati Pekan ASI Sedunia yang berlangsung 1-7 Agustus ini.
“Kebetulan karena saya adalah salah satu pejuang ASI juga. Mau gimana pun kondisi, pengorbanan, dan perjuangan yang saya alami, mungkin karena saya memang komitmen, insyaAllah penginnya tetap bisa memberikan ASI untuk anak-anak saya,” ujar Cynthia yang ditemui Selasa, 1 Agustus di Raffles Hotel, Jakarta Selatan.
Bantuan donor ASI
Karena melahirkan anak kembarnya dalam kondisi prematur, perjuangan Cynthia memenuhi kebutuhan ASI untuk kedua anaknya tidak main-main. “Sempat juga ngalamin up and down kondisi ASI saya. Sempat volumenya kurang, kemudian mengatasinya, karena saya ingin komitmen dengan memberikan ASI full kepada anak-anak, akhirnya saya cari donor.”
“Tentunya dengan diskusi sama dokter juga, dan memang dicari ibunya yang memang sudah ter-screening dengan baik, cek kondisi kesehatannya. Dan yang penting ibunya punya bayi yang laki-laki juga, karena aku carinya untuk Bima,” kata Cynthia.
Tak hanya Bima, Tatjana, anak perempuannya juga sempat menggunakan bantuan donor ASI meski tak selama Bima. Karena waktu itu, Cynthia memang harus memperbaiki kondisi nutrisi tubuhnya pasca melahirkan.
“Jadi seingat aku dulu sempat mengalami penurunan nutrisi ya mungkin dalam kondisi capek, kurang istirahat. Karena aku memang baru pakai suster itu pas anak-anak usia 3 bulan. Jadi sempat ada masanya ke-pede-an, karena mungkin udah lama nunggu anaknya, jadi pas anaknya udah ada aku jadi pengin ngerawat sendiri. Sampai enggak sadar bahwa secara fisik aku kecapekan ya.”
Tapi selelah apapun fisik Cynthia, demi anak kembarnya, ia memberikan yang terbaik. Saat banyak orang mempermasalahkan berat badan usai melahirkan dan ketika menyusui, Cynthia tak peduli. “Ibu sayapun berbagi pengalaman sama saya. Beliau bilang, kalau masih masa menyusui enggak usah takut (bertambah berat badan). Nanti saat anak sudah nyapih, baru bisa memikirkan untuk mengecilkan badan.”
Meski produksi ASI sempat naik turun, namun Cynthia selalu berusaha memerhatikan faktor nutrisi, kondisi fisik dan tingkat stresnya. “Nutrisi itu udah pasti dipikirin. Dari makanan, sayuran, buah, minum susu. Tapi kenapa up and down itu ternyata dilihat juga dari kata dokter, stres mempengaruhi. Mungkin itu salah satu yang memengaruhi saya karena ketika saya konsen ngurus anak dua, tidur jadi berkurang. Ketika istirahat kurang, jadinya kecapekan dan jadi stresnya muncul.”
Komitmen
Kata Cynthia, memberikan asupan ASI pada anak kembarnya adalah sebuah komitmen yang tidak boleh dilanggar, apapun kondisinya. Dan komitmen ini bukan hanya dijalani oleh Cynthia sebagai ibu, tapi juga didukung oleh sang suami, Surya Saputra.
Dengan bangga, Surya yang hari itu juga mendampingi istrinya menyebut dirnya sebagai Ayah ASI. “Gue pahamin betul bahwa peranan pasangan itu penting banget buat produksi ASI. Paling berasa adalah mood. Jadi mood sang ibu tuh harus selalu happy, enggak boleh stress. Jadi aku tuh suka nanya mau makan apa, pijit, sampai ngebanyol yang enggak penting banget,” kata Surya.
Hingga kini pun, Surya selalu siaga membantu istri menyusui, termasuk menemani saat anak-anaknya terbangun tengah malam.
Surya dan Cynthia pun bersyukur dengan kondisi anak kembarnya yang sehat. Tatjan dan Bima sekarang sudah berusia 8 bulan. “Tatjana udah bisa merangkak, tapi Bima baru ngoceh-ngoceh. Jadi ya senang lah dengan kondisi anak-anak sehat. Pertumbuhan anak-anak sehat,” tambah Cynthia. —Rappler.com
There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.