JAKARTA, Indonesia — Aktor dan komika Muhadkly Acho sungguh tak menyangka jika keluhannya tentang Apartemen Green Pramuka yang dihuninya bakal membuatnya terjerat hukum.
Semua bermula ketika ia menumpahkan uneg-uneg dan kekecewaannya terhadap pengelola aperteman tersebut melalui blog pribadinya pada 8 Maret 2015.
Dalam tulisan berjudul “Apartemen Green Pramuka City dan Segala Permasalahannya” itu Acho antara lain mempertanyakan komitmen pengelola apartemen untuk menghadirkan 80 persen ruang terbuka.
“Ternyata saya harus menelan rasa kecewa, karena saat ini, apartemen Green Pramuka City sedang membangun 17 tower di atas lahan tersebut. Jadi, ke mana nanti perginya 80% area terbuka alias green living,” demikian tulis Acho dalam blog tersebut.
Selain itu Acho juga mempertanyakan sertifikat yang tak kunjung diterima. Sebelumnya pengelola menjanjikan akan memberikan sertifikat dalam jangka waktu 2 tahun.
“Ternyata hingga tulisan ini ditulis, masih tak kunjung datang, padahal para penghuni tower tahap pertama sudah tinggal di sana hampir tiga tahun,” tulis Acho.
Keluhan Acho tersebut ternyata direspon pengelola apertemen dengan melaporkannya ke Polisi. Acho dilaporkan ke Mapolda Metro Jaya dengan tuduhan pencemaran nama baik. Saat ini kasus tersebut sudah bergulir ke Kejaksaan.
(Baca: Curhatan komika Muhadkly Acho yang berujung laporan polisi)
Banyak warganet menilai Acho tak semestinya ‘dipolisikan’ karena ia hanya menumpahkan kekecewaannya. Sutradara Joko Anwar, misalnya, menilai kasus Acho bisa menimpa siapa saja.
Melalui akun @jokoanwar, ia menulis, “Ini kasus @muhadkly Acho, temen-temen. Kalo ini bisa terjadi ke Acho, bisa kejadian juga ke kita.”
Ini kasus @muhadkly Acho, temen-temen. Kalo ini bisa terjadi ke Acho, bisa kejadian juga ke kita. https://t.co/0TnmVzr08f #AchoGakSalah pic.twitter.com/EVrsgpdBU9
— Joko Anwar (@jokoanwar) August 5, 2017
Sementara Marischka Prudence melalui akun @marischkaprue mengingatakan warganet pada kasus yang pernah menimpa Prita Prita Mulyasari yang pernah dijerat pasal pencemarna nama baik oleh RS Omni Internasional.
Inget kasus Prita VS RS Omni? Don’t let it happen again! #AchoGakSalah #StopPidanakanKonsumen pic.twitter.com/ourrcCh8WO
— Marischka Prudence (@marischkaprue) August 5, 2017
Adapun Ulin Yusron meminta agar Acho dibebaskan karena dia tidak bersalah.
Curhat Dirugikan Pengelola Apartemen ….Eh Dijadikan Tersangka | Mari bebaskan Acho #AchoGakSalah https://t.co/o6AVXpLYDs
— Ulin Yusron (@ulinyusron) August 5, 2017
Sementara Raditya Dika meminta agar warganet memberikan dukungan kepada Acho dengan memberikan tagar #achogaksalah #stoppidanakankonsumen
Baca kasus yg melanda temen gue: https://t.co/dSpvViTOHV
— raditya dika (@radityadika) August 5, 2017
Dukung dgn tagar #achogaksalah #stoppidanakankonsumen
Dukungan untuk Acho terus bergulir di Twitter. Bahkan, pada Sabtu malam tadi, tagar #AchoGakSalah sempat menjadi trending topic. —Rappler.com
There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.