Golkar Jabar resmi laporkan surat dukungan hoax ke Polda Jabar

Yuli Saputra
Golkar Jabar resmi laporkan surat dukungan hoax ke Polda Jabar
Beredarnya surat dukungan palsu itu meresahkan para kader dan mengganggu soliditas partai menjelang Pilkada 2018

BANDUNG, Indonesia – Ketua Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi membuktikan ancamannya dengan melaporkan beredarnya surat dukungan palsu atau hoax dari pimpinan pusat Partai Golkar terhadap Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Diwakili oleh Badan Hukum dan HAM (Bakumham) DPD Partai Golkar Jawa Barat (Jabar), kasus itu secara resmi dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, pada Senin, 25 September 2017.

Anggota Bakumham Partai Golkar Jawa Barat Hotma Agus Sihombing mengatakan dirinya bersama Wakil Sekretaris Sardjono mendapat tugas melaporkan kasus beredarnya surat bodong tersebut ke Polda Jabar.

“Partai Golkar Jabar resmi melaporkan tentang adanya tindak pidana dugaan pelanggaran UU ITE tentang adanya berita bohong sehubungan dengan berita SK DPP Partai Golkar tentang bakal calon gubernur dan wakil gubernur atas nama Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien,” kata Hotma.

Dalam perkara ini, lanjut Hotma, korbannya adalah Partai Golkar Jawa Barat. Beredarnya surat dukungan hoax itu, kata Hotma, menimbulkan keresahan dan mengganggu soliditas di tubuh Partai Golkar, terutama menjelang Pilkada 2018.

“Kondisi Partai Golkar dengan berita bohong ini meresahkan sehingga akan mengganggu soliditas Partai Golkar dalam rangka pilkada kabupaten kota maupun Pilgub Jabar 2018,” katanya.

Hotma menambahkan pelaporan itu berfokus pada pengedar foto surat dukungan bodong tersebut, bukan pada konten surat yang di dalamnya ada dugaan pemalsuan tanda tangan ketua umum dan sekjen Partai Golkar.

“Kalau isi, ranahnya ada di DPP (Dewan Pengurus Pusat Partai Golkar),” katanya.

Laporan itu juga dibuat, kata Hotma, merujuk pada pernyataan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham yang menyatakan surat dukungan terhadap Ridwan Kamil itu adalah hoax. Atas pernyataan tersebut, Hotma mengatakan, Golkar Jabar menduga surat keputusan itu tidak pernah dikeluarkan oleh DPP Partai Golkar.

“DPP Partai Golkar Jabar telah mengeluarkan pres rilisnya bahwa berita itu tidak benar adanya karena sebagaimana kawan-kawan ketahui sampai hari ini belum dikeluarkan SK tentang pengesahan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Jawa Barat,” ujar Hotma.

Surat dukungan Partai Golkar terhadap Ridwan Kamil di Pilkada Jawa Barat beredar berupa foto di media sosial. Ridwan Kamil sendiri mengaku mengetahui surat dukungan terhadap dirinya itu melalui media sosial. Wali Kota Bandung itu menduga surat tersebut hoax. Pasalnya, ia belum menerima surat dukungan dari partai berlambang pohon beringin itu.

Surat itu ditandatangani oleh Ketua Umum Golkar, Setya Novanto dan Sekjen Idrus Marham. Diduga surat yang diklasifikasikan rahasia itu masih berupa draft sebab belum dicantumkan tanggal dan nomor dalam surat yang berkop lambang Partai Golkar itu. Stempel yang menandakan surat itu resmi pun tidak ada. Di bagian atas surat tersebut, hanya dicantumkan klasifikasi surat, perihal, dan kepada siapa surat itu ditujukan, yaitu Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat. – Rappler.com

BACA JUGA:

 

 

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.