Berkunjung ke Alcazar, melihat lokasi shooting Game of Thrones

Uni Lubis
Kastil megah yang jadi ikon Sevilla memukau penggemar serial HBO itu

Royal Garden Alcazar, Sevilla, Spanyol (September 2017). Foto oleh Uni Lubis/Rappler

SEVILLA, Spanyol – Hari masih pagi.  Jam menunjukkan pukul 09:30 waktu setempat. Sinar matahari di ujung musim panas menyapa hangat. Ratusan pengunjung sudah mengular di depan “The Lion Gate”, pintu gerbang Naga, untuk masuk ke Alcazar, pada pertengahan September 2017. Namun gerbang baru dibuka jam 10:00 pagi.  Saya ikut mengantre.  Tiket masuk untuk pengunjung dewasa umum sebesar 10 Euro, sekitar Rp 160 ribu dengan kurs saat ini. 

Baru antre 10 menit, ada tawaran untuk jalur cepat tanpa antre, dengan guided tour, seharga 20 Euro. Ada untungnya ikut grup pemandu wisata. Kalau tidak, saya tidak tahu bahwa selain menjadi warisan sejarah yang cantik dan megah, Real Alcazar di Sevilla adalah lokasi pengambilan gambar adegan di musim ke-5 film seri Game of Thrones (GoT). 

Saya jarang nonton GoT. Jadi, saya sebelumnya tidak ‘ngeh’ bahwa film yang ditayangkan di saluran HBO dan ditonton di 170 negara itu,  menggunakan Alcazar sebagai lokasi pengambilan gambarnya.

Alasan saya ikut antre, ya karena ke Sevilla, wajib ke Alcazar.  Ini melengkapi kunjungan saya ke Cordoba, Granada dan Malaga.  Empat kota penting di kawasan Andalusia yang menyimpan sejarah kejayaan Islam.

Alcazar, dalam bahasa Arab kira-kira artinya kastil. Bangunan megah ini mendapat status warisan dunia dari UNESCO pada tahun 1987. Letaknya berdampingan dengan Katedral Santa Maria yang juga wajib dikunjungi, karena nomor tiga terbesar di Eropa. 

Di dalamnya ada makam Christopher Columbus, Sang Penjelajah.  Cerita lain mengatakan jasad Columbus dibawa ke Santo Dominika, di Republik Dominika.  Apapun, katedral ini layak dikunjungi.

Game of Thrones sukses besar dan mendulang banyak duit.  Karena itu, produser bisa melakukan filming di berbagai belahan dunia agar mendapat lokasi yang spektakuler untuk memperkuat sinematografi.  

Film ini menyajikan pergulatan politik berlumur darah di antara tujuh kerajaan di Westeros, sebagaimana digambarkan dalam kisah fiksi yang ditulis George R.R. Martin dalam buku yang laku keras, “A Song of Ice and Fire”

Kerajaan Dorne adalah salah satu dari tujuh kerajaan di film itu.  Dorne dikuasai dinasti keluarga Martell yang dipimpin Pangeran Doran. Produser GoT tadinya mengincar Istana Alhambra di Granada yang menjadi ikon warisan kerajaan Islam terakhir di Spanyol. Proses perizinan kemudian membuat pilihan jatuh Alcazar. 

Sebenarnya Alcazar sudah muncul di episode kedua lewat tayangan Water Gardens of Dorne, yang berlokasi di Royal Water Garden di salah satu kastil tertua di Eropa itu. Di musim ke-5,  taman air dan ruangan di Alcazar disulap menjadi istana Dorne. 

Pilihan tepat. Alcazar yang diinspirasi Alhambra Granada, memang mempesona. Karena menyajikan gabungan antara arsitektur Kristen dan Moors yang menggunakan keramik warna-warni untuk dinding dan lengkung kubah dengan pahatan kaligrafi yang indah. 

Alcazar dibagi tiga bagian, yakni kawasan arsitektur, yaitu Mudejar (ini sebutan bagi warga Moors yang tetap beragama muslim setelah penaklukan oleh Kristen), Gothic dan Rennaissance.

Pengambilan gambar Game of Thrones  dilakukan di empat lokasi di Alcazar, yaitu di Ambassador Hall, Mercury’s Pool, the Baths of Maria Padilla dan area taman.

Ambassador Hall salah satu lokasi shooting Game of Thrones di Alcazar, Sevilla. Foto oleh Uni Lubis/Rappler

Ruangan segi empat yang terbuka di semua sisi ini memiliki empat pintu berbentuk lengkung tapal kuda. Di sini raja di era Muslim menerima tamu-tamu penting.  Kemudian, Raja Peter menghiasi ruangan dengan prasasti yang menggambarkan dirinya dengan Allah, Kristen dengan Islam. Raja adalah sosok yang menaruh respek kepada kedua agama.

George, pemandu wisata kami menunjukkan nuansa Arab dari dekorasi, termasuk dinding yang dilapisi lukisan bercat, tulisan Arab dan keramik dinding geometrik.  Empat balkon disangga kolom berhiaskan Naga.

Yang paling menonjol dari ruangan ini, dan ini konon melekat di benak pecinta GoT adalah plafon kubah berlapis emas dihiasi ratusan kaca dalam ukuran kecil-kecil.  Kubah ini ditambahkan ke ruangan ini pada 1427.  Pesan yang disampaikan dari perspektif 3 dimensi ini, di atas kerajaan hanya ada satu penguasa: Tuhan.

Ambassador Hall adalah bagian terpenting di Istana Alcazar.  Letaknya di ujung Taman Maiden.

Area sekitar kolam ini adalah lokasi kedua yang digunakan GoT.  Saat saya ke sana, area ini ditutup karena tengah dibersihkan. Sayang banget. Kolam ini letaknya disamping galeri yang menampilkan koleksi lukisan tapestry raksasa yang dianggap terbaik di Eropa.

Kolam Mercury adalah sumber air bagi Istana, dipasok dari kota Carmona lewat saluran air yang dibangun di era Roman. Kita juga bisa menikmati dinding gua bebatuan gaya Italia.

Baths of Maria, salah satu lokasi shooting Game of Thrones di Alcazar, Sevilla. Foto oleh Uni Lubis/Rappler

Wow!  Saya terpesona dengan daya imajinasi para kreator bangunan di masa itu, ribuan tahun lalu. Ketika para arsitek perencana bangunan belum punya kompoter dan peranti lunak untuk membuat gambar desain.  

Kolam mandi yang bentuknya memanjang ini digunakan Donna Maria de Padilla, selir Raja Pedro, atau Raja Peter untuk berendam mencari kesejukan di tengah taman, terutama di musim panas. Dulunya kolam ini beratapkan langit.  Setelah itu ditutup dengan dinging lengkung kubah tapal kuda, diberi lubang yang menghasilkan efek cahaya yang spektakuler. Indah.

Saya tidak tahu siapa pemeran GoT yang sempat berendam di sini, ada yang ingat?

Foto oleh Uni Lubis/Rappler  

Di sini penggemar GoT menikmati keindahan Water Gardens of Dorne, dan menonton  adegan jalan-jalan dan pacaran Prince Trystane Martell dengan Myrcella. Ada satu adegan ketika Pangeran Doran melihat kedua anak muda ini dari balkon taman, sambil diomelin Elia, saudara perempuannya, yang tak setuju hubungan Trystane dan Myrcella, putri Raja Robert Baratheon dan Ratu Cersei Lannister

Royal Garden Alcazar. Foto oleh Uni Lubis/Rappler

Di sini juga ada Paviliun Charles V, yang digunakan raja Arab yang membangun bagian awal dari Alcazar sebagai kubah mimbar tempat khotbah (zaman itu sih orasi ya).  Dinding paviliun dihiasi keramik cantik.  Lelah berjalan-jalan di taman, kita bisa rehat duduk di teras paviliun ini.

Produser eksekutif GoT menganggap kawasan Westeros dimaksudkan sebagai tempat yang menggambarkan “kemewahan, kenyamanan dan kehangatan.”    Dorne di Alcazar mewakili gambaran itu. Menonjol dibandingkan kebanyakan adegan yang dingin, buram dan berdarah-darah di bagian terbesar film yang merah Emmy Award 2016 untuk kategori serial drama terbaik itu.

Simak video episode GoT musim ke-5 yang dibuat di Alcazar. –Rappler.com