Prestasi terus melorot, Bobotoh geruduk kantor Persib Bandung

Yuli Saputra
Prestasi terus melorot, Bobotoh geruduk kantor Persib Bandung
“You don’t care about Persib. You care about business."

BANDUNG, Indonesia — Kecewa terhadap prestasi Persib Bandung, ribuan bobotoh mendatangi Graha Persib yang menjadi kantor PT Persib Bandung Bermartabat di Jalan Sulandjana Kota Bandung, Selasa 17 Oktober 2017.   

Aksi diawali dengan melakukan longmarch dari GOR Saparua ke Graha Persib yang berjarak kurang lebih 3 kilometer.  Tiba di kantor Persib, meski hujan turun deras, massa tetap meneriakan tuntutannya.      

“Kami datang ke sini ingin mengkritisi manajemen.  Bagaimana Persib sangat membuat malu, bukan hanya di Indonesia tapi juga di luar.  Kalau kita lihat sekarang, media asing pun sudah meliput Persib, tapi meliputnya hal-hal yang memalukan,” beber Albert perwakilan bobotoh saat ditemui di lokasi aksi.

Massa yang tergabung dalam Komunitas Peduli Persib Bandung ini membawa sejumlah poster yang berisi kritikan terhadap manajemen Persib Bandung, antara lain “Harga Tiket Susah Turun, Klasemen Susah Naik” dan “Benahi atau Gradasi.”

Ada pula spanduk yang bertulisan sentilan terhadap manajeman yang dinilai hanya mementingkan bisnis dibanding prestasi. “You don’t care about Persib. You care about business”.  Dengan jumlah supporter terbanyak di Indonesia, Persib Bandung memang jadi target promosi.  Di liga musim ini, tak kurang dari 14 perusahaan yang menjadi sponsor tim berjuluk Maung Bandung ini. 

Namun ternyata prestasi Persib hingga jelang musim berakhir belum memuaskan.  Dari 28 laga yang dilakoni, Persib Bandung hanya mampu memenangkan 8 pertandingan dan terganjal di posisi ke 11. Terakhir,  Persib harus menelan kekalahan saat tandang ke markas PSM Makasar, 1-2.  Padahal, tim Pangeran Biru ini dinilai punya pemain bintang, bahkan sekelas Michael Essien ada.

“Meskipun sepakbola adalah bisnis, tapi tetap aja prestasi peringkat harus bener, harus sebanding.  Ketika manajemen bilang bisnis, oke bisnis, tapi harus sebanding dengan prestasinya,” ungkap Albert,

Atas prestasi Persib yang tidak tidak sesuai harapan, bobotoh menyampaikan empat poin tuntutan kepada manajemen, yaitu :

  1. Seluruh pihak di dalam tubuh tim, baik manajemen, staf pelatih, maupun pemain untuk memberikan pertanggungjawaban secara nyata terkait kondisi Persib yang saat ini, terpuruk di papan tengah klasemen.
  2. Manajemen Persib memperjelas situasi soal pelatih kepala yang menangani Persib, Pelatih diharapkan memang merupakan sosok yang tepat untuk mengangkat prestasi tim.
  3. Manajemen tim pelatih serta para pemain menyadari peran dan fungsi suporter sebagai salah satu stakeholder klub.
  4. Seluruh pihak baik manajemen, tim pelatih, maupun pemain memiliki rasa malu dan menjaga nama baik dan nama besar tim di kancah sepak bola nasional atapun di media massa.

Aksi bobotoh itu diterima Komisaris Persib Bandung, Kuswara S. Taryono.  Di hadapan massa, Kuswara menyampaikan permohonan maafnya atas prestasi Persib Bandung yang belum maksimal.

Para bobotoh yang kecewa dengan prestasi Persib meggeruduk kantor klub berjuluk Maung Bandung tersebut, Selasa (17/10). Foto oleh Yuli Saputra/Rappler “Kami mohon maaf apabila Persib, saat ini belum sesuai dengan harapan,” kata Kuswara yang disambut sorakan kecewa dari bobotoh.

Dalam kesempatan itu, Kuswara juga menyatakan terima kasih atas perhatian dan dukungan bobotoh, sekaligus memohon doa agar para pemain Persib bisa bermain secara maksimal di sisa musim Liga 1 Gojek Traveloka 2017.

Menanggapi aksi demo bobotoh, Kuswara menyatakan hal itu sebagai bukti cinta dan dukungan bagi tim kebanggaan mereka.

“Kita terima kasih atas kehadiran para bobotoh ke Sulanjana, itu sebagai sebujah bentuk rasa sayang, rasa cinta kepada tim kesayangannya Maung Bandung,” ujarnya.

Kuswara berjanji akan menyampaikan aspirasi bobotoh ke manajemen, baik manajemen perusahaan maupun tim, termasuk kepada para punggawa Persib.

“Tapi yang jelas, kami berupaya dan kami tidak tinggal diam, dan kami tetap memginginkan tim Persib di sisa laga bisa bermain maksimal,” ungkap Kuswara.  —Rappler.com 

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.