Ada Isyana di konser tunggal Rossa

JAKARTA, Indonesia - Tinggal menghitung hari jelang konser tunggalnya, The Journey of 21 Dazzling Years, yang akan digelar di Jakarta Convention Centre, Kamis, 13 April, Rossa tengah giat-giatnya merampungkan segala persiapan.

Saat ditemui di Gedung Nyi Ageng Serang, Senin, 10 April, Rossa pun tengah berlatih demi kesempuranaan penampilannya kelak.

"Hari ini aku latihan dari awal. Lima hari ini aku latihan tiap hari full team. hari ini band dan orkestra dan aku Isyana juga datang. Aku minta dia. Aku suka banget sama Isyana. Jadi aku minta dia main piano dan nyanyi sekaligus karena menurut aku dia adalah seorang penyanyi dengan talenta tinggi dan kemampuan bermusik yang tinggi."

Saking kagumnya dengan Isyana, Rossa pun mendaulat Isyana untuk menyanyikan salah satu lagu penting dalam perjalanan karier Rossa yakni Tegar.

"Isyana itu penyanyi muda. Bakatnya luar bisa. Orangnya lucu. Aku temenan cukup lama juga. Dua tahun jalan bareng segala macam."

Meski banyak yang menyebutnya sebagai salah satu diva di industri musik Indonesia, namun Rossa tetap rendah hati. Karena itulah ia ingin berbagi panggung dengan para musisi muda, termasuk Isyana salah satunya.

"Aku mau memberikan panggung aku untuk beberapa teman yang dekat sama aku dan menurut aku mereka memiliki talenta luar biasa. Ya, bisa dibilang baru beberapa tahun di industri musik tapi punya karier yang cemerlang. Banyak banget nama-nama yang muncul di pikiran aku dan yang terpilih adalah Isyana, Afgan, Tulus dan Mas Yovie (Widianto)."

Kehadiran para musisi muda ini, menurut Rossa, menjadi semacam penyegar bagi karya-karyanya. Apalagi, merayakan karier selama 21 tahun, Rossa ingin melakukan sesuatu yang baru.

Mau pingsan

Isyana sendiri masih belum percaya bahwa Rossa mengajak serta dirinya terlbat di konser tunggal sang diva. Ditambah lagi, ia membawakan salah satu lagu Rossa yang paling "keramat".

"Lagu yang aku bawain buat aku parah, tegang banget sih. Karena ini salah satu lagunya Teh Oca yang jedar banget kan Tegar itu pada zaman itu. Semoga aku bisa memberikan performa yang terbaik di hari-H nanti," ujar Isyana yang ditemui di tempat yang sama.

Tak seperti versi aslinya, Isyana sudah menyiapkan konsep khusus untuk membawakan lagu Tegar kelak. Sentuhannya akan bernuansa klasik ditambah permainan piano yang dibawakan Isyana.

Saat ditawari untuk terlibat, Isyana mengaku sedikit sulit menyesuaikan warna suaranya dengan lagu-lagu Rossa. Tapi challenge itu yang justru membuat Isyana tertantang untuk membawakannya dengan maksimal dengan karakternya sendiri.

Lagu Tegar sendiri punya kenangan di hati Isyana. Tahun 1999, saat lagu Tegar pertama dirilis, ia masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak di Belgia. Tapi di sana pun, ia sudah mendengar lagu Tegar itu. Berlanjut ke Sekolah Dasar di Indonesia, Isyana masih suka mendengar lagu Tegar.

Karena itu, saat pertama kali membawakan lagu Tegar dalam sesi latihan, Isyana mengaku sedikit emosional. "Sepertinya saya mau pingsan. Tegang banget soalnya susah banget," kata Isyana yang juga memiliki angan-angan menggelar konser tunggal jika kariernya memasuki 20 tahun.

"Semua musisi impiannya pasti punya konser tunggal. Pengin juga ngundangnya Teh Oca gantian." -Rappler.com