BMKG bantah isu suhu di Indonesia akan mencapai 40 derajat celcius

Pegawai Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Makassar menujukkan sirkulasi cuaca di ruang Publik Center kantor setempat, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (9/3). Foto oleh Darwin Fatir/ANTARA

Pegawai Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Makassar menujukkan sirkulasi cuaca di ruang Publik Center kantor setempat, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (9/3).

Foto oleh Darwin Fatir/ANTARA

JAKARTA, Indonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah kabar yang menyebutkan suhu di wilayah Indonesia akan mencapai 40 derajat celcius dalam satu pekan ke depan.

“BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak perlu mengkhawatirkan dampak dari Equinox sebagaimana disebutkan dalam isu yang berkembang,” demikian keterangan tertulis BMKG, Rabu 15 Maret 2017.

Saat ini beredar kabar di media sosial jika suhu di Indonesia akan mencapai 40 derajat dalam 5 hari ke depan. Naiknya suhu secara drastis ini, demikian kabar tersebut menyebutkan, akibat fenomena Equinox.

“Pls (please) tinggal di dalam rumah terutama dari jam 12:00-15:00 setiap hari. Suhu akan berfluktuasi sampai 40 derajat Celcius,” demikian peringatan yang beredar di media sosial.

Equinox adalah fenomena astronomi saat matahari melintasi garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun, yaitu pada tanggal 21 Maret dan 23 September.

BMKG menyebutkan fonemana Equinox tidak selalu mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis. Equinox juga bukan HeatWave yang terjadi di Afrika dan Timur Tengah yang bisa menyebabkan suhu udara naik secara drastis.

Karena itu BMKG menghimbau masyarakat untuk tidak panik karena Equinox adalah fenomena alam yang biasa terjadi. “Secara umum kondisi cuaca di wilayah Indonesia cenderung masih lembab/basah,” tulis BMKG. —Rappler.com