Provide your email for confirmation

Tell us a bit about yourself

country *
province *

why we ask about location

Please provide your email address

Login

To share your thoughts

Don't have an account?

Login with email

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue signing in. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Sign up

Ready to get started

Already have an account?

Sign up with email

By signing up you agree to Rappler’s Terms and Conditions and Privacy

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue registering. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Join Rappler+

How often would you like to pay?

Monthly Subscription

Your payment was interrupted

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

Your payment didn’t go through

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

Dua anggota Polri korban ledakan dimakamkan di kampung halaman

JAKARTA, Indonesia — Jenazah polisi yang tewas dalam ledakan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Bripda Imam Gilang Adinata, dimakamkan di Klaten, Jawa Tengah.

Jenazah Bripda Imam Gilang sempat dibawa Rumah Sakit Polri Kramat Jati sebelum disemayamkan di rumah duka di Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan.

Dari rumah duka, Jenazah Bripda Imam Gilang kemudian dibawa ke Klaten dengan menggunakan ambulans. Tampak keluarga, kerabat, serta rekan seprofesi mengiringi kepergian jenazah Bripda Imam Gilang. 

Di Klaten, pemakaman Bripda Imam Gilang akan dipimpin langsung  Wakil Kepala Polda Jateng Brigjen Pol Indrajit. Pemakaman rencananya akan dilakukan secara militer. 

Sementara anggota polisi lainnya yang tewas, yakni Bripda Ridho Setiawan, dimakamkan di kampung halamannya di Lampung. Sebelumnya, jenazah Bripda Ridho sempat disemayamkan di kediamannya di Bojong Nangka, Kota Tangerang Selatan. 

Seperti diketahui, dua ledakan terjadi di Terminal Kampung Melayu pada Rabu malam (24/05) sekitar pukul 21.00 WIB. Akibat ledakan ini 3 anggota Polri tewas dan 5 lainnya terluka. 

Selain Bripda Imam Gemilang dan Ridho Setiawan, satu anggota Polri yang tewas lainnya yakni Bripda Taufan Tsunami. Ledakan juga menyebabkan 5 warga sipil terluka.

Ledakan diduga berasal dari bom bunuh diri yang dilakukan dua pelaku dengan menggunakan bom panci. Kedua terduga pelaku tewas di tempat. Sampai saat ini polisi belum merilis indentitas kedua terduga pelaku tersebut. —Rappler