5 fakta tentang Indra Sjafri, pelatih terbaru timnas U-19

JAKARTA, Indonesia — Ketua Umum Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Edy Rahmayadi telah memastikan bahwa Indra Sjafri akan kembali didaulat sebagi pelatih tim nasional U-19.

Sebelumnya, nama Indra Sjafri pernah melambung di dunia sepak bola Indonesia saat melatih timnas U-19 pada kurun waktu 2013-2014. Saat itu, ia berhasil membawa timnya meraih gelar Piala AFF 2013.

Mari berkenalan dengan sosok Indra Sjafri lewat beberapa fakta berikut ini:

Mantan pemain sepak bola

Saat masih muda, Indra pernah tercatat sebagai pemain sepak bola yang membela klub PSP Padang pada tahun 1980-an. Setelah pensiun sebagai pemain, pria kelahiran Sumatera Barat ini juga pernah menjabat sebagai pelatih klub tersebut.

Mantan pemandu bakat PSSI

Sebelum memulai kiprah sebagai pelatih timnas, Indra juga pernah ditugaskan sebagai instruktur dan pemandu bakat di PSSI sejak Mei 2009.

Selain itu, ia juga pernah menjadi pelatih timnas junior U-12, U-17, serta menjadi asisten pelatih timnas senior Aji Santoso pada 2012 lalu.

Melatih Bali United

Setelah menjuarai Piala AFF U-19 tahun 2013, Indra menandatangi kontrak untuk mengasuh tim Bali United sejak 2014 hingga 2017 ini.

Kabar bahwa PSSI menunjuk Indra Sjafri cukup mengagetkan bagi CEO Bali United Yabes Tanuri. Namun Yabes mendukung penuh keputusan tersebut.

"Bagus dong kalau memang benar Indra Sjafri terpilih. Kita akan tetap mendukung dia untuk menjadi pelatih timnas," ujar Yabes pada Kamis, 19 Januari.

Pernah menjadi pegawai kartu pos

Setelah menjadi pemain dan pelatih PSP Padang, karir sepak bola Indra sempat terhenti. Ia sempat menjadi pegawai PT Pos Indonesia di Padang, Sumatera Barat. 

Namun ternyata dunia sepak bola selalu menjadi fokusnya dan akhirnya ia pun kembali membantu PSSI.

Meraih berbagai penghargaan

Saat seluruh masyarakat mengelu-elukan namanya pada Piala AFF U-19 2013 lalu, Indra mendapatkan berbagai penghargaan. Salah satunya adalah Antara Achievement Award 2013 dari Kantor Berita Antara.

Ia juga mendapatkan gelar pelatih terbaik dari Komite Olimpiade Indonesia (KOI Pusat), serta dinobatkan sebagai Tokoh Perubahan Republika 2013, Bidang Olah Raga Sepak Bola. —Rappler.com