Menyimak gaya hidup green living ala Cathy Sharon

JAKARTA, Indonesia —Sebagai seorang aktris dan model, Cathy Sharon adalah salah satu dari sekian banyak orang yang sudah menerapkan gaya hidup green living.

Green living adalah sebuah gaya hidup di mana seseorang mencoba untuk mengurangi penggunaan sumber daya alam. Langkah ini merupakan salah satu kepedulian Cathy terhadap dunia mengingat semakin tingginya krisis iklim yang sedang marak terjadi.

Berbagai macam hal sudah dilakukan oleh Cathy, baik itu hal yang kecil hingga hal yang besar. “Saya sebagai seorang ibu rumah tangga, membuang sampah,” ungkapnya saat ditemui dalam booktalk An Inconvinient Sequel : Truth to Power, 24 Agustus, di toko buku Periplus, Plaza Indonesia.

PEMBICARA. Cathy Sharon menerima penghargaan sebagai salah satu pembicara dalam booktalk 'An Inconvenient Sequel: Truth to Power' yang diselenggarakan di toko buku Periplus, Plaza Indonesia, Kamis, 24 Agustus. Foto oleh Tiara A. Tobing/Rappler

PEMBICARA. Cathy Sharon menerima penghargaan sebagai salah satu pembicara dalam booktalk 'An Inconvenient Sequel: Truth to Power' yang diselenggarakan di toko buku Periplus, Plaza Indonesia, Kamis, 24 Agustus. Foto oleh Tiara A.

Tobing/Rappler

 

Cathy juga sudah menerapkan gaya hidup green living ini kepada kedua anaknya sedari mereka kecil. “Dari contoh yang paling kecil, saya selalu bilang ke mereka (Jacob dan Carla) untuk selalu buang sampah. Saya paling enggak betah melihat mereka buang sampah, kemudian nanti saya yang harus ambil atau susternya yang bantu ambil,” ucapnya.

Cathy juga sudah memulai gaya hidup green living-nya lewat bisnis chips kale yang ia sedang jalankan. “Daun kale ini ditumbuhkan di sebuah perkebunan, kebetulan milik mertua saya yang terletak di Lembang. Dan kita menumbuhkan daun kale ini tanpa pestisida sama sekali,” ungkap Cathy. Sekarang, bisnisnya sudah mulai berkembang hingga didistribusikan kepada banyak restoran.

Rasa kepedulian Cathy terhadap alam juga sudah mulai tumbuh dari kecil. Semasa kecilnya, Cathy lebih sering menghabiskan sebagian banyak waktunya bermain di luar rumah sehingga dapat merasakan keindahan alam. “Setelah saya kerja di MTV, dan saya sering ikut salah satu teman saya pergi ke hutan, saya juga jadi semakin mencintai alam Indonesia melihat flora dan fauna-nya,” ungkap Cathy.

Cathy juga menceritakan bahwa sebelum ia memiliki anak, ia sering pergi mengunjungi sebuah hutan di Sumatera. Cathy juga mulai mengajak anak-anaknya untuk lebih banyak menghabiskan waktu bermain bersama alam ketimbang menganjak mereka pergi ke mal.

Sebagai seorang public figure, Cathy juga menyempatkan waktunya untuk mengingatkan kepada banyak orang melalui media sosial yang dimilikinya untuk menerapkan gaya hidup green living. “Saya berharap saya bisa menjadi sebuah agen perubahan juga, dan menjadi role model kepada orang-orang yang mengikuti berita saya apapun karya-karya saya, itu bisa menjadi seorang good role model untuk orang-orang melihatnya kemudian orang pun tertarik untuk melakukannya juga,” harap Cathy.

Wanita berusia 34 tahun ini juga membagikan beberapa tip mudah bagi orang-orang yang ingin memulai gaya hidup green living. “Kalo mau mulai green living, bisa dari berbagai segi. Misalnya, if you want to live green, jangan mengonsumsi makanan yang sudah diolah, as much as you can,” ungkapnya. Tips lain yang dibagikan oleh Cathy, antara lain adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan dan sering lah menghabiskan waktu di alam luar, terutama alam di Indonesia. —Rappler.com