Kalahkan ganda Tiongkok, Kevin/Marcus melaju ke semifinal All England Open 2017

JAKARTA, Indonesia - Tidak sia-sia perjuangan dari pasangan ganda putera Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di ajang perempat final All England Open 2017. Sebab, mereka berhasil memastikan satu tempat di babak semi final.

Dalam pertandingan yang digelar pada Jumat waktu setempat, 10 Maret, Kevin/Marcus sukses mengalahkan wakil Tiongkok, Chai Biao/Hong Wei dengan skor 21-16 dan 21-18. Berhasil menang di game pertama, Kevin/Marcus rupanya tidak mulus untuk mengamankan game berikutnya.

Mereka hampir saja kehilangan kesempatan untuk menang straight dua babak. Keduanya sempat tertinggal di game dua dengan skor 6-10, 7-13 dan 12-16. Tetapi, secara perlahan, Kevin/Marcus akhirnya berhasil mengejar ketertinggalan dan merebut kemenangan 21-18.

“Kami lebih siap dari awal, lebih tenang dan fokus. Soalnya mereka punya tenaga yang kencang. Kami fokus kejar poin demi poin, enggak memikirkan gimana matinya,” kata Kevin seperti tertulis dalam situs resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) pada Jumat, 10 Maret.

Sementara, Marcus mengaku di babak awal dia sempat telat masuk di permainan.

“Baru pas poin di game pertama saya (merasa) lebih enakan. Pas game kedua walaupun ketinggalan kami enggak memikirkan poin yang ketinggalan. Selama belum 21 kan belum habis. Kamis terus mencoba dan akhirnya dapat juga,” kata Marcus mengenai kunci kemenangannya.

Kemenangan ini menjadi yang ketiga kalinya dalam sejarah pertemuan Kevin/Marcus atas Chai/Hong. Dalam pertemuan tersebut, pasangan ganda Indonesia berhasil mengamankan dua dari tiga pertandingan.

Di babak semi final, Kevin/Marcus masih menunggu lawan antara Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding dari Denmark melawan Lu Kai/Zheng Siwei asal Tiongkok.

“Kami pasti berusaha melakukan yang terbaik. Tapi, kami tidak ingin terlalu percaya diri. Yang penting lakukan yang terbaik dulu,” kata Marcus.

Owi/Butet tersingkir

Sementara, pasangan ganda campuran yang jadi andalan, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir justru tersingkir di babak perempat final All England Open 2017 di Birmingham. Mereka dikalahkan oleh pasangan tuan rumah, Chris Adcock/Gabrielle Adcock dalam waktu 65 menit dengan skor 21-16, 19-21, dan 12-21.

Sejak awal permainan, peraih medali emas di Olimpiade Rio 2016 itu justru merasa tertekan. Walaupun sempat unggul di babak pertama dengan skor 19-17, namun skor itu berhasil disalip kembali oleh pasangan suami istri Adcock.

“Mestinya kami bermain dengan serangan panjang, tapi permainan saya justru halus sehingga lawan dengan mudah mengembalikan serangan tersebut,” ujar Owi.

Dia mengakui permainannya bersama perempuan yang akrab disapa Butet di game penentuan terpengaruh dari 4 poin yang tersusul pada game kedua.

“Kehilangan empat poin secara berturut-turut sangat berpengaruh kepada kami. Padahal, pola permainan kami sudah kembali ketika mampu menyusul pada game kedua,” kata Butet.

Owi/Butet hanya mampu menajan laju pasangan suami-istri Adcock hingga skor 4-3. Selebihnya, ganda unggulan ketujuh itu mendominasi pertandingan game ketiga hingga menang 21-12.

“Kami mencoba bangkit pada game ketiga. Tapi, lawan sudah mendapatkan pola permainan mereka dan lebih percaya diri. Permainan kami justru tidak dapat keluar,” kata dia.

Kekalahan ini menyerupai kekalahan sebelumnya di ajang All England Open 2016. Saat itu kedua pasangan juga bertemu di putaran perempat final.

Namun, Butet menepis kekalahan mereka tahun ini karena pengaruh permainan dari tahun lalu.

“Pada dua pertemuan kami dengan mereka sebelumnya, kami sudah bisa menang. Kesalahan kami hanya pada game kedua sehingga permainan kami tertekan,” tutur Butet. - dengan laporan ANTARA/Rappler.com