‘ACT III: M.O.T.T.E’: Saat G-Dragon menjadi Kwon Ji-Yong

JAKARTA, Indonesia —“Kwon Ji-Yong! Kwon Ji-Yong!” teriakan para VIPs, penggemar BIGBANG termasuk saya sendiri, memanggil-manggil nama asli G-Dragon. Pada Minggu, 3 September, personel sekaligus leader BIGBANG G-Dragon menampilkan lagu-lagu terbaiknya di ICE HALL, International Convention Exhibition (ICE) BSD.

Digagas oleh promotor IME Indonesia, G-Dragon singgah ke Indonesia sebagai bagian dari rangkaian tur dunianya yang bertajuk G-Dragon 2017 World Tour 'Moment Of Truth The End’.

Dijadwalkan tampil pada 18.30 WIB, konser baru dimulai sekitar 30 menit kemudian karena si empunya acara telat datang ke latihannya sendiri! Seperti yang diketahui dari informasi yang viral di media sosial, G-Dragon ternyata sempat berbelanja spidol dan peralatan lainnya di toko buku Gramedia Grand Indonesia.

Namun telatnya GD, seperti biasa G-Dragon dipanggil, menjadi rezeki bagi penonton yang menunggu masuk ke venue karena mereka bisa mendengarnya melakukan gladi resik.

ANTUSIAS. Sebelum konser dimulai pun, para VIPs sangat antusias menyambut penampilan sang idola. Foto dari IME Indonesia

ANTUSIAS. Sebelum konser dimulai pun, para VIPs sangat antusias menyambut penampilan sang idola.

Foto dari IME Indonesia

Kalau biasanya konser dibuka dengan lagu dari album baru yang dipromosikan, GD membuka penampilannya dengan lagu Heartbreaker dari album debut solonya yang berjudul sama. Ia mengenakan jaket kelap-kelip dan dalaman renda serba merah, dengan tatanan rambut mullet berponi. Saat melihat rambutnya, saya berpikir bahwa mungkin hanya G-Dragon dan satu orang lainnya di dunia yang bisa tetap terlihat menarik dengan rambut seperti itu.

Sesuai dengan video klipnya yang bersambung, GD lanjut menyanyikan lagu Breathe dan A Boy (Sonyeoniyeo). Baru setelah dua lagu G-Dragon menyapa penonton, “Jakarta, hold up hold up, welcome to my show!” 

Kejutan, GD membawakan But I Love You, lagu solonya yang ada di album BIGBANG, Hot Issue!  Mungkin penonton yang sudah lama menjadi VIP tidak menyangka bahwa lagu dari album yang rilis tahun 2008 silam akan dibawakan malam itu. GD kembali menyajikan penampilan yang enerjik di lagu Obsession, yang ada di album kolaborasinya bersama rapper BIGBANG, T.O.P. 

Memasuki babak kedua konser, GD berganti baju menjadi jaket merah yang menyerupai strait jacket. Ia menghentak dengan MichiGO, disambung dengan One of a Kind. Di lagu R.O.D, penonton dibuat histeris dengan kemunculan mantan rapper 2NE1, CL, yang mengisi vokal Lydia Paek di lagu tersebut. Tentu saja, CL hanya muncul di layar besar di panggung.

LAGU BARU DAN LAMA. Tak cuma membawakan lagu-lagu barunya, di konser ini G-Dragon ikut mengajak penonton bernostalgia dengan memabwakan beberapa lagu lawas miliknya. Foto dari IME Indonesia

LAGU BARU DAN LAMA. Tak cuma membawakan lagu-lagu barunya, di konser ini G-Dragon ikut mengajak penonton bernostalgia dengan memabwakan beberapa lagu lawas miliknya.

Foto dari IME Indonesia

 

Setelah interlude lagu, G-Dragon muncul dengan kacamata tint kuning dan suit nuansa burgundy menyanyikan That XX. Masih lanjut dengan mood yang mellow, GD menyanyikan Black versi duetnya dengan penyanyi Sky Ferreira, yang baru-baru ini tampil di film Baby Driver sebagai ibu dari tokoh utamanya, Baby.

Setelah ber-mellow-mellow ria, G-Dragon mengangkat mood dengan medley Missing You, Who You, dan I Love It di mana ia menyanyi dan menari dengan riang. Setelahnya, GD masuk panggung, dan penonton menyambut riuh video yang ditayangkan di layar: Who is G-Dragon/Kwon Ji-Yong?

Orang-orang terdekat G-Dragon diwawancara dalam video ini, mulai dari orang tua dan kakak perempuannya, anggota BIGBANG Taeyang, mantan anggota 2NE1 CL dan Sandara Park, rekan satu agensi di YG Entertainment seperti Se7en dan PSY, hingga salah satu editor majalah Vogue Suzy Menkes. Pendapat mereka beragam, namun bagi mereka, G-Dragon berbeda dengan Kwon Ji-Yong.

GD muncul lagi di panggung membawakan Today dengan kostum yang berbeda: baju lengan panjang turtleneck warna merah tua, celana denim biru muda, dan bucket hat merah dengan ornamen yang menyerupai jepitan kertas. Setelahnya, GD mengajak penonton untuk “Get your crayon!” di lagu Crayon. 

Memasuki babak terakhir konser, satu lagi video ditampilkan di layar, dengan judul ACT III/Scene 1. Dengan mata yang terlihat sembab, GD mengatakan mungkin publik mengenal “G-Dragon”, bukan “Kwon Ji-Yong”. Ia terlihat ragu untuk menjadi dirinya yang sesungguhnya, karena ia takut publik tidak menerima dirinya yang sesungguhnya. Keraguannya ini dilambangkan dengan kimono kelap-kelip merah yang ia kenakan namun tidak jadi dibuka berkali-kali.

G-Dragon kembali ke panggung, mengenakan kimono merah yang sama di video, topi cap merah, jaket denim, dan kemeja putih. “I need somebody,” ujar GD dalam lagu Super Star yang diambil dari mini album yang terbaru, Kwon Ji Yong. Para VIPs menanggapi GD dengan mengangkat banner kecil bertuliskan “We’ll be your somebody”. Hal-hal kompakan seperti ini lazim dilakukan oleh fanclub penyanyi K-pop, biasanya dibagikan atau dijual ke penonton lain di luar venue konser.

Konser  'Moment Of Truth The End’ ditutup dengan medley lagu-lagu dari Kwon Ji Yong: INTRO. Kwon Ji Yong (Middle Fingers-Up) dan Gaesori (Bullshit). G-Dragon mengatakan, “It’s an honor to be with you guys,” dan berbaris-baris kata-kata berbahasa Inggris yang sayangnya kurang terdengar jelas. Ia juga mengatakan di album terbarunya, ia berbicara mengenai dirinya sendiri. Tak heran kalau albumnya dinamakan dengan nama aslinya.

Dengan spontan, GD tiba-tiba lompat dari panggung ke arah penonton kategori VIP! Ia sempat berjalan menyusuri baris terdepan sebelum berhenti di tengah untuk menyanyikan Divina Commedia. Setelah kurang lebih 1,5 jam menghibur penonton, GD menutup penampilannya dengan balada Untitled, 2014.

Tampaknya GD juga menjadikan tur ini sebagai ajang promosi brand fashion miliknya, PEACEMINUSONE. Ada sekitar tiga item yang bisa saya kenali: bucket hat dan topi cap merah dengan ornamen jepitan kertas, serta kemeja putih dengan tulisan “PEACEMINUSONE”.

Reflektif

Dibutuhkan entertainer sekelas G-Dragon untuk membuat konser solo terasa seperti konser lima anggota boyband. Seorang leader boyband Kpop mungkin bukan yang tertua di grupnya, seperti G-Dragon yang lebih muda setahun dari anggota tertua, T.O.P, tapi karismanya memang tak tertandingi.

Bagi saya yang mengikuti BIGBANG sejak tahun 2008, penampilan GD ini seakan membawa saya kembali ke masa-masa (masih lebih) muda. Masih teringat pula rambut GD yang tiba-tiba menjadi bob berwarna pirang di saat album Heartbreaker dirilis menjadi sebuah gebrakan untuk tren tahun 2009. Video klipnya yang di masa itu terlihat sangat “gila”, ternyata hanya sebuah permulaan dari karier rapper-penyanyi-komposer ini.

KHARISMA. Kekuatan penampilan G-Dragon tak hanya terletak pada kemampuan bernyanyi tapi juga kharisma yang ditunjukkannya sepanjang pertunjukan. Foto dari IME Indonesia

KHARISMA. Kekuatan penampilan G-Dragon tak hanya terletak pada kemampuan bernyanyi tapi juga kharisma yang ditunjukkannya sepanjang pertunjukan.

Foto dari IME Indonesia

Dari album Heartbreaker, lanjut dengan One of a Kind, Coup d’Etat, lalu yang terakhir Kwon Ji Yong, G-Dragon terus bereksperimen dengan sound dan pengaruh dari genre musik yang berbeda-beda. Tentunya, kini di usianya yang ke-30 menurut perhitungan Korea, GD terdengar jauh lebih dewasa. Ia mengatakan bahwa ia ingin merefleksikan dirinya di usia 30 tahun dan merasakan bahwa ia telah mencapai sesuatu yang berarti.

Menurut saya, dan ribuan VIPs yang hadir malam itu, kami juga mencintai sosok Kwon Ji Yong. — Rappler.com