Ledakan di Yogyakarta, pelaku menggunakan remote control

Liquid Bar and Kitchen yang menjadi lokasi ledakan pada Rabu malam, (26/10). Foto oleh Dyah Ayu Pitaloka/Rappler

Liquid Bar and Kitchen yang menjadi lokasi ledakan pada Rabu malam, (26/10).

Foto oleh Dyah Ayu Pitaloka/Rappler

Yogyakarta, Indonesia - Ledakan keras terjadi di lahan parkir Liquid Bar and Kitchen yang terletak di Jalan Magelang Km 4,5 Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman, Yogyakarta, pada Rabu malam, 26 Oktober 2016.

Ledakan yang terjadi sekitar pukul 20.30 wib itu diduga berasal dari satu sepeda motor yang diparkir di depan Liquid Bar dan Kitchen sejak pukul 17:00 wib petang. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini.

"Waktu itu saya sedang melihat televisi, tiba-tiba terdengar suara ledakan keras. Boom, awalnya saya mengira itu suara gunung meletus," kata Iwan, karyawan sebuah rumah makan yang berada tepat di seberang Liquid, Kamis 27 Oktober 2016. 

Menurut Iwan, saat ledakan terjadi, hujan sedang turun. Sehingga kondisi di sekitar lokasi ledakan tidak begitu ramai. Iwan sendiri baru keluar setelah 15 menit ledakan terjadi. "Apinya sudah padam, tapi banyak orang berdatangan untuk melihat. Di lokasi ada banyak serbuk putih," katanya. 

Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Frans Tjahyono mengatakan pihaknya menemukan enam botol kemasan air mineral yang berisi bensin, plat besi serta kabel, di sekitar motor yang terbakar. "Disinyalir, pelaku pakai remote control," kata Frans Kamis, 27 Oktober 2016.

Sementara dari CCTV setempat diketahui motor tersebut telah parkir di lokasi sejak pukul 17:00 wib. Motor diparkir oleh seseorang yang diduga pria menggunakan helm tertutup dan menggunakan mantel jenis ponco. 

Dari berbagai bukti yang ada, ditambah nomor rangka mesin dari motor yang terbakar separuh, aparat telah memiliki informasi awal yang patut diduga sebagai tersangka. " Yang bersangkutan sekarang sedang kami kejar," katanya.

Kondisi bar tersebut hingga saat ini terlihat lengang. Manajemen bar setempat belum mengetahui apakah bar akan tetap beroperasi kembali setelah kejadian atau akan tutup sementara. —Rappler.com