LPSK tak bisa temui korban bom di RS Polri

JAKARTA, Indonesia — Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) divisi Pemenuhan Hak-hak Saksi dan Korban (PHSK), Hasto Atmojo Suroyo, menjenguk korban serangan bom bunuh diri yang dirawat di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Hasto tiba di RS Polri Kramat Jati pada Kamis siang. "Tujuannya untuk memastikan bagaimana kondisi korban." katanya kepada wartawan. Namun ia belum bisa menemui korban karena mereka masih dalam perawatan intensif.

“Jadi lebih baik besok saja menemui korban dan pihak keluarga korban,” kata Hasto. “Saat ini korban masih perlu perawatan yang lebih intensif.”  

Hasto menjelaskan bahwa kedatangan LPSK mewakili negara untuk memberikan bantuan pemulihan kesehatan korban. "Nanti seluruh biayanya LPSK yang akan menanggung termasuk jika dibutuhkan rehabilitasi psikologi." katanya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, dua ledakan terjadi di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Rabu malam sekitar pukul 21.00 WIB. Polisi menduga ledakan tersebut adalah bom bunuh diri.

Akibat ledakan ini, 5 orang tewas dan 11 lainnya terluka. Beberapa dari korban luka tersebut dirawat di RS Polri Kramat Jati. —Rapper.com