Provide your email for confirmation

Tell us a bit about yourself

country *

Please provide your email address

welcome to Rappler

Login

To share your thoughts

Don't have an account?

Login with email

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue signing in. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Use password?

Login with email

Reset password?

Please use the email you used to register and we will send you a link to reset your password

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue resetting your password. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Sign up

Ready to get started

Already have an account?

Sign up with email

By signing up you agree to Rappler’s Terms and Conditions and Privacy

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue registering. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Join Rappler+

Join Move

How often would you like to pay?

Annual Subscription

Monthly Subscription

Your payment was interrupted

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

Your payment didn’t go through

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

welcome to Rappler+

welcome to Move

welcome to Move & Rappler+

SAKSIKAN: LBH Masyarakat mengikuti Mannequin Challenge #SayaBerani

Yuk, tes HIV. Cari tahu lebih lanjut di sini.

JAKARTA, Indonesia — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Masyarakat membantu mempromosikan tes HIV dengan mengikuti Mannequin Challenge #SayaBerani.

Direktur LBH Masyarakat Ricky Gunawan mengatakan ia pertama kali tahu tentang kampanye #SayaBerani dari Facebook.

"Kita dengan UNAIDS sudah dekat dari lama," kata Ricky. "Kita juga sebagai organisasi sering melakukan pendidikan hukum HAM kepada teman-teman ODHA [Orang dengan HIV dan AIDS]."

"Kita secara otomatis, secara internal memutuskan, 'Ya udah, kita turut terlibat juga yuk'."

Video itu akhirnya dibuat dengan partisipasi 13 orang anggota tim LBH Masyarakat. Ricky mengaku pembuatan video itu tidak memakan waktu terlalu banyak, hanya 30 sampai 45 menit.

"Lama di ininya saja sih, pada mikirin lama mau tulis di mana dan tulis apa, biar enggak seragam 'Saya Berani' semua," katanya sambil tertawa.

Ricky mengatakan bahwa LBH Masyarakat berharap bahwa kampanye #SayaBerani ini bisa meningkatkan kesadaran publik tentang isu HIV/AIDS.

"Ini bukan sesuatu yang harusnya ditakuti, mereka yang mengidap HIV bukan orang yang harus dijauhi," kata Ricky.

"Semoga kampanye ini, di satu sisi, membuat orang yang berisiko terkena HIV berani tes, tapi di sisi lain juga publik paham dan sadar soal isu HIVnya juga," ujar Ricky.

"Ada banyak isu hak asasi manusia juga yang berkaitan dengan HIV, misalnya diskriminasi, stigma, kesetaraan gender dan macam-macam."

"Semoga publik makin memahami isu yang berkaitan dengan HIV ini."—Rappler.com

BACA JUGA: