'Petak Umpet Minako': Merasakan kengerian dari sosok boneka itchimatsu

JAKARTA, Indonesia —Satu lagi film bergenre horor yang layak disaksikan di bulan September ini. Petak Upet Minako mulai tayang Kamis, 7 September. Saat gelaran konferensi pers film ini, Selasa, 5 September, produser dan sutradara serta pemeran berbagi cerita soal film ini.

Kata Wida Handoyo, ia tertarik memproduseri film Petak Umpet Minako karena memang ia sendiri menggemari film bergenre horor. "Saya tertarik karena saya juga horror freak dan memang mau bikin film. Enggak lama kemudian ketemu Billy (sutradara) yang horror freak juga, cocok."

Cerita Petak Umpet Minako berpusat pada sosok boneka Minako yang diyakini berhantu. Dikisahkan, sekumpulan anak muda sedang melaksanakan reuni SMA. Bukannya bahagia karena bertemu teman lama, acara reuni justru berakhir petaka.

Salah satu dari mereka mengusulkan untuk bermain Hitori Kakurenbo, permainan petak umpet dengan menggunakan boneka itchimatsu asal Jepang yang bernama Minako.

Hampir serupa dengan permainan jelangkung di Indonesia, permainan ini dilakukan dengan memanggil arawah dengan menggunakan medium boneka Minako.

"Boneka ini based on riset. Baru hari ini kami nunggu waktu yang tepat mau bawa. Boneka itu juga boneka yang nyata dan emang 'berisi' hantu. Kita bawa the real Minako. Boneka ini koleksi Roy Kiyoshi dan kebetulan Roy punya hobi koleksi boneka berhantu," ungkap Wida.

Billy Christian, sang sutradara awalnya menyebut sudah membaca novel sebelum memutuskan mengangkat kisah ini ke layar lebar. "Ternyata novelnya menarik dan novel ini visualnya kebayang banget. Makanya enggak ragu ngambil project ini. Ini lebih ke survival horror," ujar Billy yang juga bertindak sebagai penulis naskah.

Sebelum syuting pun, Billy sudah menemui Roy si pemilik boneka berhantu. "Terus ketemuan di rumah dia. Pas lihat bonekanya ya udah aku tanya gimana rasanya punya boneka ini. Aku jadi punya banyak inspirasi soal boneka itchimatsu ini."

Setelah membaca versi novel, Billy mengaku ingin berbagi pengalaman yang mengerikan dan menegangkan pada penonton filmnya kelak. Jadi sebisa mungkin Billy menggarapnya mirip dengan kisah di novel. 

"Yang beda di novel, hantu Minako enggak punya perubahan yang spesifik jadi hantu Jepang gitu. Di sinilah ruang di mana gue bisa berkreasi. Gue bikin beberapa perubahan awalnya kecil jadi manusia, manusia setengah. Di novel enggak spesifik. Jadi stages gue bikin sendiri."

Karena diangkat dari urban legend yang cukup familiar di telinga dan kehidupan masyarakat Indonesia, Billy yakin penonton filmnya kelak bisa menikmati. "Soalnya petak umpet ini banyak dimainin, jadi bisa relate dengan penonton remaja di sini. Gue ngerasa waktu gue riset ketemu Roy pertama kali, 'Gila seram banget ini boneka Jepang.' Gue ngerasa penonton Indonesia suka dengan sesuatu yang ikonik yang ada ceritanya. Gue yakin sih sebenarnya karena penonton Indonesia udah pintar. Enggak harus selalu ada setan atau hardcore ditunjukkin setannya. Sense of artistic juga tinggi."

Tapi satu pengakuan Billy, selama syuting, ia tidak pernah setuju membawa boneka Minako ke lokasi. "Honestly gue takut dia dibawa ke lokasi syuting. Jadi gue takut, pemain juga takut. Itu kan pengaruhi performance mereka. Jangan deh, jadi enggak dibawa ke lokasi syuting."

Pengalaman mistis

Sementara itu, aktor Miller Khan yang terlibat di proyek film ini mengaku mengalami pengalaman mistis saat berada di lokasi syuting Petak Umpet Minako.

"Ada beberapa. Yang pertama itu yang aku selesai take aku turun, itu udah jam 02.00-03.00 pagi aku ke ruangan kostum terus ada casting director-nya. Terus di situ aku buka pintu dia langsung lihat aku directly to my eyes. Kok gitu? Ya udah aku biarin aja, dan aku juga enggak aneh karen di situ agak ramai tapi enggak ngobrol." 

"Pas dia lagi duduk, dia bergerak-gerak, terus dkasih tau dia kesurupan kuntilanak, i have no idea at all. Biasanya aku liat orang kesurupan teriak-teriak, ini diam aja. Next day-nya udah kayak biasa lagi. Sebenarnya aku enggak percaya hal-hal mistis gitu. Cuma itu pengalaman pertama aku lihat dengan mata kepala aku," ujar aktor asal Malaysia ini. —Rappler.com