Pidato perdana Sandi Uno: Ini Mpok Nur Asia, suka semur jengkol

JAKARTA, Indonesia – Pasangan Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno memulai tradisi baru. Keduanya berbagi peran mendapatkan kesempatan menyapa ribuan pendukung yang hadir di halaman Balai Kota DKI Jakarta, usai pelantikan, pada Senin, 16 Oktober. Sebelum pidato politik perdana oleh Anies, Sandi menyampaikan sambutannya.

Ia menyampaikan sambutan didampingi sang istri, yang diperkenalkan sebagai Mpok Nur Asia Uno.  

“Istri saya asli Betawi, doyannya majelis taklim dan makan semur jengkol,” kata Sandi yang tampil bersemangat bak tengah berkampanye.  Pengusaha yang juga politisi Partai Gerindra ini masih memakai baju acara resmi wagub, seragam berwarna putih. Sandi mengapit topinya di tangannya. 

“Hari ini Jakarta maju satu langkah lagi dengan kepemimpinan baru. Mari kita mengapresiasi gubernur-gubernur pendahulu di Jakarta.  Sebelumnya ada tiga gubernur, Pak Jokowi, Pak Ahok, dan Pak Djarot yang telah membawa perbaikan bagi Jakarta. Kita ucapkan terima kasih,” kata Sandi yang disambut tepuk tangan meriah.

Ia kemudian melemparkan pertanyaan, soal apakah warga merasa optimistis akan lebih sejahtera.  

“Yang enggak punya kerjaan mana? Nyari kerjaan gampang atau susah? Susah atau susah banget?” tanya Sandi. Banyak yang menjawab susah banget.

Sandi lantas mengulangi kembali janji-janji kampanyenya. Lewat program OK-OCE, Sandi mengajak warga untuk membantu pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan, menciptakan usaha ekonomi agar akar rumput bergerak. Warga kelas menengah dibantu lewat program UMKM dengan permodalan.

Perihal Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus pun disuarakan lagi untuk meningkatkan akses pendidkan bagi warga. Sandi mengatakan pihaknya akan ‘istiqomah’ menjalankan 23 janji politik.

Ia juga meminta dukungan warga untuk pembangunan Jakarta yang tidak menyisakan ketimpangan, harga-harga yang terjangkau, termasuk harga transportasi publik. Tak lupa, program rumah dengan down payment (DP) Rp 0 diangkat lagi, dan dijanjikan menjadi solusi perumahan yang berkeadilan.

Di akhir sambutannya, Sandi memanggil sejumlah wakil relawan UMKM untuk diberikan apresiasi, termasuk di antaranya Mpok Sarah Zubaedah, penjual nasi uduk, dan Nedi Supriadi, pengusaha komputer dan telepon seluler. –Rappler.com