PM Belanda Rutte akan teken kerjasama proyek penanggulangan rob di Semarang

 

SEMARANG, Indonesia — Perdana Menteri Belanda Mark Rutte akan mengunjungi Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa, 22 November.

Kunjungannya ke Semarang adalah untuk menjalin kerjasama proyek penanggulangan rob, serta mengunjungi bangunan tua warisan pemerintahan kolonial Belanda pada masa lampau.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan pesawat Garuda Indonesia yang ditumpangi Rutte dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang, pada pukul 09:00 WIB pagi.

Rutte akan ditemani Menteri Pekerjaan Umum RI Basuki Hadimuljono dan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi.

Sedangkan rombongan Rutte dari Belanda di antaranya terdiri dari Menteri Transportasi dan Menteri Lingkungan Hidup.

"Malam ini beliau sudah ada di Jakarta. Lalu keesokan harinya baru berangkat ke Semarang, tiba di Bandara pukul 09:00 WIB pagi, membawa 500 rombongan," kata Hendrar saat ditemui di Balai Kota Semarang, Senin, 21 November.

Rutte akan bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Wisma Perdamaian di bundaran Tugu Muda, sebelum menyambangi proyek Polder Banger dan Kota Lama Semarang.

Rutte akan meneken Memorandum of Understanding (MoU) untuk menjalin proyek percepatan pembangunan Polder Banger untuk pencegahan banjir bagi masyarakat pesisir pantai.

Kerjasama teknis lainnya yang akan dijalin yaitu pemberian bantuan pengembangan infrastruktur jalan di lokasi gedung bersejarah Kota Lama.

"MoU yang kita jalin di antaranya sektor wisata, budaya, dan bantuan teknis antara Belanda dan Jawa Tengah," kata Hendrar.

Ia pun mengakui bahwa proyek Polder Banger merupakan hasil kerjasama dengan pemerintah Kerajaan Belanda selama 15 tahun terakhir. Selama ini proyek tersebut terus dikebut meski mendapat sorotan tajam dari masyarakat setempat.

"Rombongan PM Belanda akan berbicara langsung dengan masyarakat Kemijen yang ada di dekat lokasi proyek," ujar Hendrar

Penasaran dengan arsitektur Gereja Blenduk

Keanggunan arsitektur Gereja Protestan Immanuel atau Gereja Blenduk di Kota Lama, menurut Hendrar, menjadi salah satu alasan Rutte datang ke Semarang.

Rutte beserta rombongan akan masuk ke dalam Gereja Blenduk untuk menengok langsung bagaimana keunikan desain interior di gereja berusia ratusan tahun tersebut.

"Habis dari Gereja Blenduk, beliau singgah di Lawang Sewu. Ini adalah dua ikon Semarang yang tak boleh dilewatkan bagi tiap delegasi negara sahabat," kata Juru Bicara Pemerintah Kota Semarang, Achyani.

"Rombongan PM Belanda juga berziarah ke kompleks Evereld Candi Kalibanteng yang selama dikenal sebagai pekuburan tua peninggalan Belanda," imbuhnya.

Kawasan Kota Lama memiliki puluhan bangunan tua yang jadi ikon kota sejak lama. Semua bangunan yang ada di situ, merupakan peninggalan masa kolonial Hindia Belanda.

Kawasan tersebut pada 2020 digadang-gadang akan dijadikan warisan sejarah dunia oleh organisasi pelestari sejarah dunia yang bernaung di bawah PBB, UNESCO. —Rappler.com