Provide your email for confirmation

Tell us a bit about yourself

country *
province *

why we ask about location

Please provide your email address

Login

To share your thoughts

Don't have an account?

Login with email

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue signing in. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Sign up

Ready to get started

Already have an account?

Sign up with email

By signing up you agree to Rappler’s Terms and Conditions and Privacy

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue registering. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Join Rappler+

How often would you like to pay?

Monthly Subscription

Your payment was interrupted

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

Your payment didn’t go through

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

Polisi tangkap inisiator bom Kampung Melayu

JAKARTA, Indonesia — Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap dua terduga teroris dalam kasus bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur. Seorang di antaranya diduga merupakan orang yang memberikan target dan arahan kepada pelaku bom bunuh diri.

Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan kedua pelaku tersebut masing-masing berinisial WT dan MA alias AN. Menurut Martinus, MA adalah terduga pelaku yang menginisiasi penyerangan bom bunuh diri. 

"Keterlibatan MA pada 19 Mei 2017 memimpin pertemuan di (pengajian) Assunah bersama-sama dengan MI alias Iqbal dan dua pelaku bom bunuh diri yaitu Ichwan Nurul Salam dan Ahmad Sukri. Dia juga memberikan arahan kepada kedua pelaku bom bunuh diri Kampung Melayu," kata Martinus dalam keterangan yang diterima, Rabu 7 Mei 2017.

Martinus menambahkan, MA ditangkap di daerah Pasir Biru, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Rabu pukul 07.45. Sedangkan WT dibekuk di Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kota Bandung pada pukul 11.30. WT. 

"Yang bersangkutan ikut melakukan pertemuan di Assunah dan merupakan ketua Tim Asykari Assunah yang beranggotakan di antaranya adalah Ahmad Sukri dan Ichwan Nurus Salam yang merupakan pelaku bom bunuh diri Kampung Melayu," kata Martinus.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua ledakan terjadi di dekat Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Rabu malam, 24 Mei 2017. Akibat ledakan ini tiga anggota Polri tewas dan 6 anggota Polri lainnya mengalami luka-luka. Ledakan juga menyebabkan 5 warga sipil terluka.

Ledakan diduga berasal dari bom bunuh diri yang dilakukan oleh dua pelaku. Keduanya, yakni Ahmad Sukri dan Ichwan Nurus Salam, tewas di tempat. —Rappler.com