Pulau Jawa diguncang gempa bumi, berpotensi timbulkan tsunami

JAKARTA, Indonesia - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi telah terjadi gempa bumi di beberapa lokasi di Tanah Air pada Jumat, 15 Desember sekitar pukul 23:47 WIB. Data yang dikumpulkan oleh BNPB menyebut gempa mengguncang area Jawa Barat, Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan kekuatan gempa mencapai 6,9 SR dengan pusat gempa 11 kilometer barat daya Kabupaten Tasikmalaya di kedalaman 107 kilometer. Dalam catatan BMKG itu merupakan gempa pertama. Gempa susulan turut mengguncang dengan magnitudo mencapai 7,3 SR.

Laporan dari BPBD Aceh juga menyebut Serambi Mekah turut diguncang gempa dengan kekuatan 4,5 SR.

Sutopo menyebut sejauh ini belum ada laporan mengenai korban jiwa. Sementara, terkait kerugian materiil, BNPB sudah menerima informasi adanya rumah yang ambruk di daerah Tasikmalaya selatan, Kecamatan Cikalong dan Kecamatan Tibalong.

Ada pula rumah sakit di daerah Purwokerto yang mengalami dinding retak dan kaca pecah. Pasien yang sempat dirawat pun akhirnya dievakuasi ke luar rumah sakit karena khawatir akan tertimpa materi bangunan.

FOTO: Kerusakan di rumah sakit di area Purwokerto usai diguncang gempa bumi 7,3 SR pada Jumat malam, 15 Desember. pic.twitter.com/mfrzxeBlIe — Rappler Indonesia (@RapplerID) December 15, 2017

Ia menyebut peringatan dini tsunami diberlakukan di tiga provinsi yakni Jawa Barat, Jawa Tengah dan Yogyakarta.

"Gempa dirasakan kencang atau kuat sekitar 5-10 detik di Provinsi Jawa Barat. Sedangkan, di provinsi Yogyakarta, gempa juga dirasakan kencang. Masyarakat sempat panik, tetapi tidak keluar rumah. Provinsi Jawa Tengah juga diguncang gempat selama 10 detik. Masyarakat panik dan berhamburan ke luar rumah," tutur dia.

BMKG sudah mengimbau agar warga yang tinggal di dekat area pantai untuk sementara menjauhi tempat tersebut. Hal itu untuk mengantisipasi jika terjadi gelombang tsunami. Terbukti, sinyal alarm peringatan tsunami sudah dibunyikan bagi warga yang tinggal di area Pangandaran. - Rappler.com