PSSI tunjuk Sekjen perempuan pertama

JAKARTA, Indonesia — Setelah disetujui oleh sepuluh anggota komite eksekutif (Exco) nama Ratu Tisha Destria diputuskan sebagai Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Keputusan tersebut diambil dalam rapat Exco di Markas Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Makostrad) di Jakarta, pada Jumat, 7 Juli.

Ratu resmi ditunjuk menggantikan Sekjen sebelumnya Ade Wellington dan akan menjalankan tugas setidaknya hingga 2020 mendatang, sekaligus menjadi perempuan pertama yang mengemban tugas tersebut.

Berdasarkan penjelasan Kepala Staf Ketua Umum PSSI Iwan Budianto, Ratu dipilih karena dianggap lebih mumpuni dari calon lainnya.

“Mungkin salah satu alasan Ratu terpilih menjadi Sekjen adalah karena dia dianggap cakap, pernah terlibat dalam pengelolaan kompetisi Torabika Soccer Championship musim lalu,” tutur Iwan seusai rapat.

Sementara Ratu mengaku masih menunggu kabar lebih lanjut mengenai peresmiannya sebagai Sekjen yang baru. Ia pun belum mau berkomentar tentang rencana ke depannya di PSSI.

“Nanti setelah resmi masuk ke PSSI, baru saya akan mengetahui pemetaan kekurangan dan kelebihan di organisasi. Sebenarnya saya sudah memiliki harapan dan fokus kerja, tetapi saya belum bisa melangkahi apa yang selama ini diterapkan,” katanya dalam kesempatan yang sama.

Ratu Tisha Destria sebelumnya merupakan direktur kompetisi Gelora Trisula Semesta (GTS), penyelenggara turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Perempuan 32 tahun ini juga merupakan salah satu pendiri Labbola dan lulusan FIFA Master edisi ke-14.

Hingga saat ini Ratu masih menjabat sebagai Direktur Kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB), namun ia menyatakan akan mundur dari jabatannya untuk fokus ke PSSI.

"Akan ada transisi di LIB dan sudah dimulai pada beberapa pekan ke depan," katanya.

Jabatan Sekjen PSSI telah kosong selama hampir tiga bulan, setelah Ade Wellington mengundurkan diri pada 10 April 2017. Tugasnya pun dirangkap oleh Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono sebagai Plt. —dengan laporan ANTARA/Rappler.com