Drama Setya Novanto: Alami kecelakaan di tengah perjalanan menuju KPK

JAKARTA, Indonesia - Drama seolah tidak pernah jauh dari sosok Ketua DPR Setya Novanto. Setelah tiba-tiba menghilang ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) datang ke kediamannya pada Rabu malam, 15 November, kini pria berusia 62 tahun itu dikabarkan mengalami kecelakaan mobil saat sedang menuju ke kantor KPK.

Informasi Setya yang mengalami kecelakaan hanya diperoleh dari kuasa hukumnya Fredrich Yunadi yang kini tengah berada di RS Permata Hijau, tempat Ketua Umum Partai Golkar itu dirawat. Ia disebut mengalami kecelakaan di area Jakarta Barat. 

“Yang telepon (dan kasih kabar) itu ajudan. Dia belum siuman, belum siuman,” ujar Fredrich pada Kamis malam, 16 November di rumah sakit.

Ia menceritakan kronologi kecelakaan yang dialami Setya. Tersangka kasus korupsi KTP Elektronik itu tengah melakukan pembicaraan secara langsung dengan salah satu media. Ia sudah janji untuk datang ke studio media tersebut dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

“Beliau minta saya untuk mendampingi ke KPK dan studio (Metro TV),” katanya.

Menurut cerita versi Fredrich, Setya tengah terburu-buru karena ingin memenuhi janjinya untuk datang ke kantor KPK dan memberikan keterangan seperti yang diminta para penyidik. Saking daruratnya, begitu tiba dari luar kota, Setya langsung menuju ke kantor KPK.

“Tiba-tiba saat perjalanan menuju ke Metro TV, ajudan mengabarkan jika klien saya mengalami kecelakaan. Kaca depan mobil pecah dan hancur karena nabrak tembok,” kata dia.

Kondisi fisik Setya menurut cerita sang ajudan dalam kondisi pucat dan benjol di bagian kening.

“Ajudannya juga mengalami luka,” katanya lagi.

Menurut keterangan dokter di ruang UGD, tekanan darah Setya tinggi. Apalagi, berdasarkan pendapatnya, Setya memiliki sejarah penyakit vertigo.

“Tolong punya perasaan sedikit, Beliau kan (baru) mengalami kecelakaan dan belum siuman. Masih dibawa ke ruang UGD di kamar lantai 3 di sini,” katanya lagi.

Fredrich pun menegaskan kepada media agar tidak melabeli kliennya tengah bersembunyi dan sengaja mengarang-ngarang agar tidak jadi ke kantor KPK.

“Wartawan itu harus sopan. Saya enggak mau jawab (pertanyaan yang itu),” tutur Fredrich.

Sementara, Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Marbun mengaku belum tahu jika Setya baru mengalami kecelakaan. Ia sudah tiba di rumah sakit dan mengatakan baru mau mengecek kondisinya.

“Saya belum tahu kecelakaannya bagaimana, tapi saya sedang berada di RS Permata Hijau,” kata Marbun kepada media.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Argo Yuwono pun juga tidak tahu mengenai kecelakaan yang dialami Setya.

“Saya masih mengecek kebenarannya (periswita kecelakaan). Kami masih menunggu informasi dari lalu lintas,” kata Argo ketika dikonfirmasi malam ini. - Rappler.com