Sketsatorial: 4 wajah inovator muda Indonesia

JAKARTA, Indonesia — Indonesia merayakan hari jadinya yang ke-72 pada 17 Agustus 2017. Bagaimana wajah Indonesia saat ini sejak merdeka dari penjajah puluhan tahun silam?

Seiring berjalannya waktu, Indonesia mengalami sejumlah perubahan. Anak muda sebagai insan yang kreatif dan inovatif menjadikan Indonesia lebih baik setiap harinya. Siapa saja mereka?

Simak uraiannya di Sketsatorial Indonesia.

Go-Jek

Kehadiran Go-Jek sebagai penyedia ojek online membantu kehidupan masyarakat, terutama mereka yang punya mobilitas tinggi. Aplikasi buatan Nadiem Makarim ini pun meluaskan bisnisnya pada layanan perbelanjaan, kecantikan, penjualan tiket, kesehatan, dan lainnya.

Ruang Guru

Dengan total populasi 260 juta jiwa, tidak semua masyarakat Indonesia dapat mengeyam pendidikan secara merata. Kemudahan dan bantuan pendidikan pun digagas Belva Devara dan Iman Usman, anak muda Indonesia yang masih berusia 20 tahunan, dengan mendirikan ruangguru.com, sebuah layanan penyedia informasi pelajaran yang dapat diakses secara online.

Tokopedia

Kecanggihan teknologi menggeser toko-toko konvensional menjadi online. Untuk memenuhi kebutuhan jual-beli masyarakat, pemuda berusia 35 tahun, William Tanuwijaya menghadirkan Tokopedia, yang kemudian menjadi salah satu situs jual-beli paling laris di Indonesia.

Kitabisa.com

Selain memenuhi kebutuhan diri, adalah sebuah keharusan untuk saling membantu sesama. Alfatih Timur, anak muda Indonesia berusia 26 tahun menghadirkan KitaBisa.com, layanan untuk membuka kampanye penggalangan dana maupun untuk menyumbangkan dana.

Ayo, semangat anak-anak muda Indonesia! —Rappler.com 

Sketsatorial adalah kolom mingguan Rappler tentang isu-isu penting yang dibahas dengan menggunakan video sketsa, dan dibuat oleh Iwan Hikmawan. Follow Iwan di Twitter @Sketsagram.