BMKG: Hujan deras disertai petir dan angin kencang bayangi Jabodetabek lima hari ke depan

Hujan deras dan angin kencang di Kota Bogor. Foto diambil dari @bpbdkotabogor/Twitter.

Hujan deras dan angin kencang di Kota Bogor. Foto diambil dari @bpbdkotabogor/Twitter.

JAKARTA, Indonesia - Kepala Stasiun Klimatologi Dramaga BMKG Dedi Sucahyono memprediksi hujan deras disertai angin kencang dan petir akan menerjang wilayah Jabodetabek dan wilayah lainnya dalam lima hari ke depan.

“Kami sudah memperingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang mulai 8 Oktober," kata Dedi Sucahyono pada Minggu, 9 Oktober 2016.

Dedi mengatakan angin kencang dengan kecepatan 15-25 kilometer per jam kini sudah menerjang sejumlah wilayah di Bogor. Derasnya angin bisa dilihat dari pergerakkan daun dan dahan pohon. 

Akibatnya Kebun Raya Bogor untuk sementara akan ditutup karena angin kencang sangat berpotensi merobohkan pohon dan mematahkan ranting. "Kami menutup sementara mulai hari Minggu ini, sampai angin normal kembali," Petugas Pengawas Pelayanan Jasa Kebun Raya Bogor Upun Punijar.

Dedi Sucahyono mengatakan situasi ini terjadi karena saat ini sedang terjadi masa transisi menuju aktifnya Muson Asia. Kecepatan anginnya bisa mencapai 25 knot atau sekitar 40 KM/jam.

BMKG Pusat sebelumnya juga mengeluarkan peringatan dini mengenai kondisi dinamika atmosfer yang bisa memicu hujan lebat disertai petir dan angin kencang selama tiga hari kedepan.

Hujan yang disertai angin dan kilat tidak saja akan terjadi di wilayah Jabodetabek, tapi juga beberapa wilayah lain seperti Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi  Tenggara, Maluku Utara, dan Papua Barat.

Selain itu BMKG juga mengimbau masyarakat mewaspadai banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin. Untuk masyarakat yang membutuhkan informasi, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam di 021-6546318. —dengan laporan ANTARA/Rappler.com