Provide your email for confirmation

Tell us a bit about yourself

country *
province *

why we ask about location

Please provide your email address

Login

To share your thoughts

Don't have an account?

Login with email

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue signing in. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Sign up

Ready to get started

Already have an account?

Sign up with email

By signing up you agree to Rappler’s Terms and Conditions and Privacy

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue registering. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Join Rappler+

How often would you like to pay?

Monthly Subscription

Your payment was interrupted

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

Your payment didn’t go through

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

Revolusi digital industri keuangan

Teknologi dan data tak hanya bermanfaat bagi perusahaan, pemerintah pun dapat mengambil keuntungan dari sana. Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong mengatakan, pemerintahan Presiden Joko Widodo mulai mengarah ke sana.

“Bila terbentuk satu sistem terintegrasi tentu akan memperlancar kinerja,” kata dia.

Saat ini, pemerintah tengah menyiapkan dua langkah terkait teknologi. Pertama, adalah membuat semua jasa layanan pemerintahan dapat dilakukan secara online. Kedua, mempublikasikan data-data yang ada kepada masyarakat.

Data adalah salah satu unsur penting. Bila diolah dengan baik, dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat. Tom –sapaan Thomas –mencontohkan situs kawalpemilu.org. “Itu data dari KPU diolah menjadi informasi untuk masyarakat,” kata dia.

Kementerian Perdagangan saat ini tengah mencontoh ide tersebut, namun di sektor pangan. Tom berencana untuk memberikan ponsel pintar ke petani dan peternak di daerah. Di situ, mereka diminta memasukkan data diri serta hasil alamnya.

Data-data ini akan terhubung pada satu platform yang berisi pedagang serta perantara dan distributor. “Jadi akses mereka ke pasar juga lebih mudah,” kata Tom.

Dari kumpulan informasi ini, pemerintah dapat dengan mudah mendeteksi jumlah pasokan komoditas yang bergerak. Data pangan ini akan dimanfaatkan untuk pengendalian harga. Kelak, pembeli di pasar dapat memantau, juga melaporkan harga yang berkembang.

Selain itu, ada juga pemberi modal pinjaman, sehingga petani dan peternak ini tak perlu lagi bergantung pada lintah darat untuk mendapat uang.-Rappler.com

BACA JUGA: