Provide your email for confirmation

Tell us a bit about yourself

country *
province *

why we ask about location

Please provide your email address

Login

To share your thoughts

Don't have an account?

Login with email

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue signing in. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Sign up

Ready to get started

Already have an account?

Sign up with email

By signing up you agree to Rappler’s Terms and Conditions and Privacy

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue registering. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Join Rappler+

How often would you like to pay?

Monthly Subscription

Your payment was interrupted

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

Your payment didn’t go through

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

Empat jenazah terduga teroris belum dipulangkan dari RS Polri

JAKARTA, Indonesia  —   Keempat jenazah terduga teroris bom Sarinah masih berada di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, hingga Rabu, 20 Januari.

Jasad Muhammad Ali, Afif alias Sunakin, Dian Juni Kurniadi, dan Ahmad Muhazan belum dapat dibawa pulang oleh pihak keluarga lantaran masih menjalani serangkaian penyelidikan.

"Belum boleh," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Muhammad Iqbal kepada Rappler saat ditanya terkait kapan keempat jenazah itu bisa dibawa keluarga.

Dia juga mengatakan belum tahu kapan keluarga bisa membawa pulang keempat jenazah tersebut. 

"Belum tahu," katanya singkat. Pantauan Rappler di RS Polri sampai Rabu siang, belum ada aktivitas berarti, terutama terkait dengan pengurusan jenazah penyerangan di pusat perbelanjaan Sarinah dan kedai kopi Starbucks.

Sebelumnya, Polri menyatakan jumlah korban terluka akibat peristiwa bom Thamrin yang masih dirawat di rumah sakit, hingga Selasa, tinggal sembilan orang.

"Dua korban anggota polisi sudah pulang, satu korban warga sipil sudah pulang. Jumlah korban (yang dirawat) di RS kini tinggal sembilan orang," kata Kadivhumas Polri Irjen Anton Charliyan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa.

Sebelumnya, Anton mendampingi Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyambangi RS Abdi Waluyo Jakarta Pusat untuk menengok keadaan beberapa korban bom Thamrin yang masih dirawat di rumah sakit tersebut.

Hingga saat ini, total korban dalam peristiwa nahas, Kamis, 14 Januari 2016, mencapai 34 orang, termasuk delapan orang meninggal dunia. Dari delapan orang tewas tersebut, empat di antaranya merupakan terduga pelaku. —   Dengan laporan dari Antara/Rappler.com

BACA JUGA: