Provide your email for confirmation

Tell us a bit about yourself

country *
province *

why we ask about location

Please provide your email address

Login

To share your thoughts

Don't have an account?

Login with email

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue signing in. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Sign up

Ready to get started

Already have an account?

Sign up with email

By signing up you agree to Rappler’s Terms and Conditions and Privacy

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue registering. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Join Rappler+

How often would you like to pay?

Monthly Subscription

Your payment was interrupted

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

Your payment didn’t go through

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

3 amunisi Go-Jek tembus ranah gaya hidup: Go-Glam, Go-Clean, Go-Massage

JAKARTA, Indonesia — Bila kamu sudah mengunduh update aplikasi Go-Jek per 5 Oktober 2015, pasti kamu melihat ada perbedaan tampilan pada aplikasinya. Ada Go-Glam, Go-Clean, dan Go-Massage. 

Apakah ini artinya predikat Go-Jek akan bergeser dari layanan booking transportasi ke reservasi layanan personal?

Yovita Liwanuru, staf humas dari ketiga layanan tersebut, mengatakan bila langkah ini ditempuh sebagai bentuk inisiatif CEO Go-Jek Nadiem Makarim untuk mengembangkan bisnis Go-Jek.

“Selama ini kebanyakan orang tahunya Go-Jek, ya buat booking ojek. Tapi di belakang itu Nadiem punya misi mengembangkan bisnisnya dan akhirnya lahir ekspansi ini,” kata Yovita.

Apa perbedaan ketiganya?

Kamu mungkin bertanya-tanya, apa yang diusung oleh Go-Glam, Go-Clean, dan Go-Massage. Berikut adalah penjelasan singkatnya:

Merekrut dua dara

Saat ini, tiga layanan Go-Jek berbau gaya hidup ini berada di bawah Co-Head Windy Natriavi dan Dayu Dara Permata. "Mereka adalah konseptor yang melahirkan ide-ide dari layanan baru Go-Jek," kata Yovita.

Salah satu alasan dipilihnya wanita sebagai pemimpin yang menggawangi tiga layanan ini adalah karena sebagian produk yang dihadirkan Go-Jek membidik pasar kaum hawa sebagai konsumen utama mereka.

Bidik pengguna kelas atas

Berbeda dengan Go-Ride (booking ojek) yang membidik segala kalangan pengguna smartphone, Go-Clean, Go Glam, dan Go-Massage justru membidik pengguna kelas atas. 

“Tarif yang dikenakan untuk tiap-tiap layanan berkisar dari Rp 60.000 sampai Rp 200.000,” ujar Yovita.

Untuk menarik pengguna dari segmen yang berbeda ini, Go-Jek jelas harus menerapkan sejumlah strategi. 

“Salah satunya dengan pendekatan ke komunitas, juga sejumlah event offline yang cocok,” katanya.

Terkait keamanan dan kualitas service, layaknya Go-Ride, untuk bisa bergabung menjadi staf ketiga layanan baru ini juga harus melalui sejumlah tes. 

“Kami tidak sembarangan merekrut orang. Kesemuanya sudah diketahui latar belakangnya, pengalaman, dan tingkat kompetensinya,” ucap Yovita.

Pihak Go-Jek sendiri menjamin privasi pengguna akan tetap terjaga dengan adanya evaluasi dan layanan konseling secara berkala bagi setiap stafnya. Saat ini, ketiga layanan ini baru memiliki 750 staf dan baru beroperasi di Jabodetabek saja. 

“Karena masih soft launching, kami baru memiliki 750 staf. Namun di awal tahun 2016 kami menargetkan ada 5.000 staf,” ujar Yovita.

Satu lagi, Go-Box

Berbarengan dengan soft launching ketiga layanan yang berhubungan dengan gaya hidup ini, Go-Jek juga meluncurkan Go-Box, layanan untuk memesan mobil pickup, mobil boks, truk engkel, dan truk engkel boks untuk antar maupun kirim barang dalam jumlah besar. 

Bila kamu menggunakan layanan Go-Box, saat ini kamu bisa menikmati potongan harga sebesar 20 persen hingga 5 November 2015 mendatang.

Bagaimanapun, ekspansi layanan Go-Jek di ranah gaya hidup ini akan menghadapi sejumlah kompetitor seperti Seekmi dan Tukang Bersih yang juga menyediakan layanan bersih-bersih. Sementara kedua layanan lain dari Go-Jek yaitu Go-Massage dan Go-Glam hampir bisa dibilang belum memiliki kompetitor langsung. 

Jadi, layanan baru apa yang paling menarik untuk kamu gunakan? —Rappler.com

Tulisan ini sebelumnya diterbitkan di Tech in Asia.

BACA JUGA: